Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    [PUISI] Tabu
    ilustrasi perempuan membaca buku di laut (pexels.com/Leyla Qəhrəmanova)

    Barangkali ... kitalah kata tabu
    Memaksa hadir di kamus bahasa
    Agar abadi bermukim di semesta
    Meski tak tertera satu pun makna

    Namamulah penyebab segala cedera
    Namun tak sekalipun tertuduh di cerita
    Entah sebab jemari lupa susunan abjad
    Atau hati ikut serta mengubah naskah

    Kini, tak perlu mampir ke pancaindra
    Aku lelah memberimu rima
    Jadi, membeku sajalah dalam memori
    Agar esok tak lagi kukenali

    Terlalu tabu untuk sisipkan harap
    Enyah sajalah
    'Kan kututup syair dengan titik
    Rindu kala itu ... kupastikan raib

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Curated For You

    Editorial Team

    EditorYudha ‎