Januari datang tanpa suara
Seperti dada yang mengembang perlahan
Waktu menarik napasnya yang pertama
Membersihkan sisa letih dari tahun lalu
Tak ada janji yang diucapkan keras
Hanya detik yang belajar berjalan lagi
Hari-hari berdiri dengan wajah polos
Belum tahu luka apa yang akan singgah
Aku pun ikut bernapas pelan
Menyimpan harap di sela sunyi
Jika nanti langkah terasa berat
Aku ingin ingat
Segala yang hidup selalu dimulai
Dari satu napas yang sederhana