Siapakah di sana?
Berdiri tegak disudut ruangan
Menunduk malu, melihat tanah
Seakan takut bila disapa
Tak berupa namun terasa nyata
Bagai melihat diri dari sisi seberang
Tak terasa air mata membendung
Mencoba tutupi padangan dari ilusi
Namun, hati nurani mulai tergerak
Ingin mendekat perlahan
Memeluknya hangat dalam dekapan
Namun suara hati berbisik "jangan!"
"Kau akan terluka oleh hadirnya"
Oh, rupanya begitu!
Kini, kusadari siapa disana
Dia adalah aku yang terluka
Yang tak berani menatap diri dalam bayangan
Hancur oleh ekspetasi yang terbawa
Jatuh ke dalam lembah kegelapan
![[PUISI] Tak Berupa dan Terasa Nyata](https://image.idntimes.com/post/20250725/pexels-jose-david-sinza-458090456-15674505-1_0d5c5e17-d818-4ddb-89d3-e5d5258fc733.jpg)