Dingin memeluk lelapnya jiwa
Hanya sunyi berpadu gelapnya malam
Setitik lampu mengintip lewat rongga
Tatkala mata lengket terpejam
Sosok manusia tengah berjaga
Bergelut riwuh isi pikirannya
Satu persatu menuntaskan perihal dunia
Demi mengisi kosong perutnya
Jarum jam bertengger di angka tiga
Sang Pencipta memanggil dari tidurnya
Selembar sajadah panjang menjadi perantara
Berkeluh kesah menggapai cahaya
![[PUISI] Tepat Pukul Tiga](https://image.idntimes.com/post/20260915/1000479439_35b9b260-7a93-4ee5-98c7-7f6e409dfabb.jpg)