Setiap hari negeri gaduh oleh kabar dan berita
Harga bahan pokok kian meninggi dan jani-janji kehilangan makna
Di tengah jalan yang penuh luka dan kecewa
Tetaplah genggam tanganku erat-erat sembari tertawa
Sebab di antara segala yang berubah
Cinta kita semoga tetap menjadi rumah
Jika esok semakin berat untuk dijalani
Dan harapan terasa mahal untuk dibeli
Jangan biarkan dunia mencuri lembut hati
Mari berbagi nasi dan berbagi sepi
Juga berbagi takut yang tak sanggup dilawan sendiri
Sebab barangkali cinta bukan tentang bahagia
Melainkan tentang bertahan ketika hidup tak lagi ramah pada kita
Kita hidup di tengah zaman yang begitu getir
Para penguasa tamak asyik tidur nyenyak tanpa khawatir
Tak peduli rakyat mati satu demi satu
Membawa luka bagai tersayat sembilu
Jadi, selama tangan kita masih saling menggenggam di sini
Tetaplah saling mencintai hari demi hari
Sebab negara sudah kehilangan marwah
Jangan biarkan cintamu ikut hilang arah
![[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda](https://image.idntimes.com/post/20261018/pexels-josh-hild-1270765-4606770_93aaf976-01be-473f-bab5-772b769fa44f.jpg)