Comscore Tracker

[PROSA] Melebur dalam Pelangi

Ingin kuucap I love you, tapi aku tak bisa

Cinta kita tak akan lebih dari 3 detik. Detik pertama, kita saling suka. Detik kedua, kita mulai bertengkar. Detik ketiga, kita berpisah.

Semalam, aku memimpikanmu. Tak kusangka-sangka, dari sekian manusia yang ada di hidupku, kamulah yang singgah dalam bunga tidurku. Kita memang sudah lama tidak bertemu. Jadi, pertemuan di malam itu seolah menjadi pelepas rindu.

Sekarang, aku malah di sampingmu. Di atas jembatan ini, kita saling berdikari. Memandangi indahnya lukisan jingga karya Sang Pencipta. Tiada kata-kata yang terucap. Kita hening-bergeming.

Semilir angin mengisi kebisuan yang ada. Angin petang menerpa rambut hitammu. Dalam jaket hijaumu, kaupeluk erat tubuhmu.

“Aku gak benci,” kataku memecah sunyi.

Kita lantas saling menatap. Kulihat jelas raut kebingungan di wajahmu. Sudah kuduga, kau pasti lupa. Apa juga yang kau ingat dariku? Tentu tidak ada.

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Aku sebenarnya ingin marah, tapi hatiku tak pernah mengizinkan. Setiap kulihat wajahmu, selalu saja luluh. Tiap kau menghampiriku, jantungku langsung dag-dig-dug. Payah. Sebegitu sukanyakah aku denganmu?

Aku tahu ini semua salah. Namun, seolah kauterbangkan diriku ke angkasa. Lalu, tenggelamkanku ke dalam samudra yang kaucipta. Tak terkecuali mata cokelatmu. Begitu bercahaya, tak larat hipnotiskan jiwa.

Ingin rasanya ucapkan I love you, tapi aku tak akan pernah bisa. Aku hanya takut kau akan membenciku. Alhasil, setiap kali melihatmu, dadaku terasa sesak. Itu sebabnya, akhir-akhir ini, aku menghindarimu.

Tampaknya, aku sudah terlampau suka denganmu. Jadi, maafkan diriku yang telah jatuh cinta. Maafkan juga karena diriku telah melebur dalam pelangi dengan segudang warnanya. Namun, aku tak bisa mengubahnya. Karena sampai kapan pun, aku akan selalu menjadi bagian dari biru, merah, dan ungu.

"Sebenarnya, aku mau mengatakan sesuatu," ucapku. "Tapi, aku yakin kau gak akan suka itu."

Baca Juga: [PROSA] Nostalgia bersama Senja

E N C E K U B I N A Photo Verified Writer E N C E K U B I N A

"Maju tak gentar, raibkan geletar" | #SAVELOONA

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya