Aku mengamatimu sedari lama
Pahami makna sebelum kata
Hanya saja... salah menghitung waktu
Hingga binarmu muncul sebelum lajuku
Jadi kusembunyikan sajalah rasa
Nikmati patah tanpa mengusik
Lupakan genggammu yang penuh terisi
Sebab bukan jemariku yang genapi
Namun kala kaki ingin berhenti
Mengapa dekapmu hilang penghuni?
Apakah benar tak ada lagi?
Ataukah memang giliranku kali ini?
Untuk itulah kuasah nyali
Merancang tiap temu layaknya takdir
Hingga berani utarakan pinta
Bolehkah jika kuselaraskan langkah?
![[PUISI] Salah Menghitung Waktu](https://image.idntimes.com/post/20261003/pexels-photo-7954868_a4a0bb7e-b343-4fab-ad42-e75f53954901.jpeg)