Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi cireng
ilustrasi cireng (vecteezy.com/relungsenja420839941)

Intinya sih...

  • Gunakan tepung tapioka berkualitas baik untuk adonan cireng yang kenyal dan tidak mudah sobek

  • Tuang air panas, bukan hangat atau dingin, agar adonan cireng tidak lengket saat dibentuk

  • Uleni secukupnya, jangan terlalu lama, dan tambahkan tepung tapioka kering jika terlalu basah

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau kamu sering gagal membuat cireng karena adonannya lengket atau mudah sobek saat dibentuk, tenang saja, kamu tidak sendirian. Banyak orang mengira membuat cireng itu simpel, tapi ternyata ada teknik khusus agar teksturnya pas. Dengan cara yang tepat, kamu bisa menghasilkan cireng kenyal, lembut, dan tetap kokoh saat digoreng.

Kamu akan diajak memahami langkah-langkah penting dalam menguleni adonan cireng agar tidak lembek atau berantakan. Yuk, simak sampai habis agar cireng buatanmu jadi favorit semua orang.

1. Gunakan tepung tapioka berkualitas baik

ilustrasi tepung tapioka (pixabay.com/Bru-nO)

Tepung tapioka adalah bahan utama yang menentukan keberhasilan adonan cireng. Pilih tepung tapioka yang warnanya putih bersih, tidak menggumpal, dan aromanya segar. Tepung yang bagus akan membantu adonan lebih elastis dan tidak mudah sobek saat dibentuk.

Sebelum mulai menguleni, ayak tepung tapioka agar teksturnya halus dan tidak meninggalkan butiran kasar. Langkah sederhana ini membuat adonan lebih mudah digarap. Hasilnya, cireng lebih mulus dan kenyal saat digoreng.

2. Tuang air panas, bukan hangat atau dingin

ilustrasi air panas (pixabay.com/Abbat1)

Kunci utama cireng yang tidak lengket adalah penggunaan air panas mendidih. Air panas membantu mengikat tepung tapioka sehingga menciptakan tekstur lengket yang terkendali. Jika air kurang panas, adonan akan sulit dibentuk dan mudah sobek.

Tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan spatula. Jangan langsung menguleni dengan tangan karena suhu masih tinggi. Setelah adonan sedikit hangat, barulah kamu bisa mulai menguleni dengan nyaman.

3. Uleni secukupnya, jangan terlalu lama

ilustrasi menguleni adonan (pixabay.com/webandi)

Banyak orang salah kaprah bahwa semakin lama menguleni, semakin bagus hasilnya. Untuk cireng, justru sebaliknya. Adonan cukup diuleni singkat sampai tercampur rata. Terlalu lama menguleni akan membuat adonan semakin lengket dan susah dibentuk.

Pastikan semua bagian adonan menyatu tanpa ada tepung yang terpisah. Tekstur idealnya adalah lembut, kenyal, dan tidak menempel di tangan. Jika sudah mencapai tahap ini, hentikan proses pengulenan agar cireng tidak gagal.

4. Tambahkan tepung tapioka kering jika terlalu basah

ilustrasi tepung tapioka (pixabay.com/hewq)

Tadang air panas terlalu banyak terserap sehingga adonan jadi lembek. Jika ini terjadi, tenang saja. Cukup tambahkan sedikit tepung tapioka kering. Tepung tambahan ini akan menstabilkan kelembapan adonan dan membuatnya lebih padat.

Masukkan tepung sedikit demi sedikit sambil terus mengecek teksturnya. Jangan menambahkan terlalu banyak karena bisa membuat cireng keras setelah digoreng. Fokuslah pada tekstur yang tidak lengket di jari dan mudah dibentuk

5. Olesi tangan dengan minyak saat membentuk adonan

Ilustrasi minyak goreng (pixabay.com/congerdesign)

Supaya adonan cireng tidak menempel di tangan, gunakan sedikit minyak goreng sebagai pelumas. Minyak akan membantu proses pembentukan sehingga adonan lebih mudah dipipihkan atau dibulatkan. Selain itu, minyak juga mencegah adonan sobek saat ditarik.

Oleskan tipis saja, tidak perlu banyak. Dengan tangan yang licin, kamu bisa membentuk cireng lebih cepat dan rapi. Teknik ini juga membuat hasil gorengan terlihat lebih cantik dan matang merata.

Siap mencoba membuat adonan cireng yang lentur dan anti gagal? Dengan teknik-teknik ini, kamu bisa menghasilkan cireng ala jajanan pinggir jalan, tapi versi lebih bersih dan enak. Selamat bereksperimen di dapur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorInaf Mei