Bo kho (instagram.com/nuocmamafoods)
Minyak dan pasta annatto menjadi turunan biji annatto yang paling banyak ditemui dalam bumbu masakan. Beberapa masakan luar negeri yang mirip nasi kuning khas Indonesia menggunakan annatto sebagai pewarnanya. Salah satunya, gandule rice, hidangan Puerto Rico dengan cita rasa lokal.
Selain nasi, olahan daging pun kerap menggunakan annatto sebagai bumbunya. Salah satunya, bo kho, olahan daging sapi khas Vietnam. Pada proses perebusan daging, beragam rempah-rempah digunakan, termasuk bubuk annatto.
Melansir Daxia, ekstrak annatto yang larut dalam air juga dapat diaplikasikan dalam pasta, es krim, gula-gula, minuman, dan yogurt. Sedangkan yang larut dalam lemak, dapat diaplikasikan untuk makanan ringan, krim, saus, metega, hingga keju olahan. Wah, banyak juga nih produk yang menggunakan annatto.
Sedangkan dalam industri kosmetik, seiring dengan meningkatnya permintaan produk alami, maka annatto pun digunakan seperti untuk sampo, sabun, hingga serum. Tidak hanya itu, bahkan krim dan makeup pun bisa menggunakan annatto.
Pemanfaatan annatto sebagai pewarna tidak hanya untuk makanan dan kosmetik, tapi juga tekstil. Wol, sutra, kapas, dan linen dapat diwarnai dengan baik menggunakan annatto. Warnanya, oranye dan kuning cerah. Jika digabungkan dengan cochenial, maka akan menghasilkan warna merah cemerlang serta merah mawar.