Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
9 Buah dengan Kandungan Lemak Tertinggi, Bikin Kenyang Lebih Lama!
ilustrasi buah zaitun (pexels.com/Ammad Rasool)

Kalau mendengar kata lemak, mungkin kamu langsung membayangkan makanan berminyak atau junk food. Padahal, gak semua lemak itu buruk untuk tubuh, lho.

Beberapa buah ternyata punya kandungan lemak alami yang cukup tinggi dan justru bisa membantu kamu merasa kenyang lebih lama. Kandungan lemak sehat di dalam buah juga dapat mendukung kesehatan jantung, menjaga energi tubuh, sampai membantu penyerapan vitamin tertentu.

Meski begitu, konsumsi buah tinggi lemak tetap perlu diperhatikan porsinya supaya gak berlebihan. Nah, berikut ini beberapa buah dengan kandungan lemak tertinggi yang menarik untuk kamu ketahui!

1. Durian

ilustrasi buah durian (unsplash.com/Gliezl Bancal)

Durian jadi salah satu buah dengan kandungan lemak paling tinggi dibanding buah lainnya. Dalam satu cangkir durian, terdapat sekitar 13 gram lemak alami. Menurut penelitian dalam jurnal Foods, durian kaya akan flavonoid dan senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh. Teksturnya yang creamy juga bikin buah ini terasa lebih mengenyangkan saat dimakan.

2. Alpukat

ilustrasi alpukat (pexels.com/Engin Akyurt)

Alpukat terkenal sebagai buah tinggi lemak sehat, terutama lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk jantung. Patricia Bannan, seorang ahli gizi terdaftar asal Los Angeles, menjelaskan bahwa kandungan lemak inilah yang membuat alpukat terasa creamy sekaligus mengenyangkan. Menurut penelitian dalam jurnal Nutrients, orang yang rutin mengonsumsi alpukat cenderung memiliki berat badan lebih terkontrol. Selain itu, alpukat juga kaya serat sehingga cocok buat kamu yang ingin menahan lapar lebih lama.

3. Zaitun

ilustrasi buah zaitun (pexels.com/Hamid Eshafah)

Meski lebih sering dipakai dalam makanan gurih, zaitun sebenarnya termasuk buah. Buah kecil ini mengandung sekitar 6 gram lemak dalam 10 butir zaitun hijau. Patricia Bannan menjelaskan bahwa zaitun kaya lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan kardiovaskular. Kandungan gulanya juga sangat rendah sehingga cocok dijadikan camilan sehat.

4. Kelapa

ilustrasi kelapa (unsplash.com/Tijana Drndarski)

Kelapa memiliki kandungan lemak alami yang cukup tinggi, terutama pada daging buahnya. Sebagian besar lemak kelapa berbentuk medium-chain triglycerides atau MCT. Jenis lemak ini dipercaya diproses tubuh lebih cepat sebagai energi dibanding lemak biasa. Meski begitu, konsumsi kelapa tetap perlu dibatasi karena kandungan lemak jenuhnya juga cukup tinggi.

5. Acai berry

ilustrasi buah acai berry (pexels.com/Christian Alemu)

Acai berry dikenal sebagai salah satu superfood populer beberapa tahun terakhir. Buah ini mengandung lemak sehat berupa lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, mirip seperti yang terdapat pada kacang-kacangan. Patricia Bannan menjelaskan bahwa acai memang bernutrisi, tapi manfaatnya sebenarnya masih bisa didapat dari buah lain seperti blueberry atau blackberry. Produk acai kemasan juga sering tinggi gula tambahan, jadi sebaiknya pilih versi tanpa pemanis.

6. Sawo

ilustrasi buah sawo (vecteezy.com/Malekhah)

Sawo punya rasa manis khas seperti gula merah dan tekstur yang sedikit berpasir. Dalam satu cangkir sawo, terdapat sekitar 2,7 gram lemak alami. Menurut penelitian dalam Saudi Journal of Biological Sciences, sawo mengandung vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, sampai fosfor yang baik untuk tubuh. Kandungan gizinya bikin buah ini cukup mengenyangkan meski dimakan dalam porsi sedang.

7. Carissa

ilustrasi buah carissa (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Carissa atau natal plum mungkin masih jarang terdengar di Indonesia. Buah berwarna merah cerah ini punya rasa mirip cranberry dengan sedikit sensasi asam. Dalam satu cangkir carissa, terdapat sekitar 2 gram lemak alami. Buah ini juga sering diolah menjadi selai karena rasanya yang unik dan segar.

8. Markisa

ilustrasi buah markisa (pexels.com/Any Lane)

Markisa terkenal dengan rasa manis-asam yang menyegarkan. Selain mengandung lemak alami sekitar 1,7 gram per cangkir, buah ini juga memiliki kandungan protein lebih tinggi dibanding banyak buah lainnya. Tekstur daging buahnya yang berserat membuat markisa bisa membantumu merasa kenyang lebih lama. Buah ini juga cocok dicampurkan ke yogurt atau minuman sehat.

9. Delima

ilustrasi buah delima (pixabay.com/Fruchthandel_Magazin)

Delima memang gak terlalu tinggi lemak, tapi tetap masuk dalam daftar buah dengan kandungan lemak moderat. Buah ini kaya vitamin C, vitamin K, folat, serat, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Delima juga dianggap sebagai salah satu buah paling sehat yang populer dikonsumsi saat musim gugur di negara empat musim. Kandungan antioksidannya juga terkenal membantu melawan peradangan dalam tubuh.

Buah tinggi lemak ternyata gak selalu buruk bagi kesehatan, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Kandungan lemak sehat pada beberapa buah justru bisa membantu tubuh tetap kenyang lebih lama sekaligus memberikan nutrisi penting. Mulai dari alpukat sampai durian, masing-masing punya manfaat unik yang menarik untuk dicoba.

Meski begitu, tetap penting menjaga pola makan seimbang supaya asupan kalori harian gak berlebihan. Jadi, dari sembilan buah tadi, mana nih yang paling sering kamu makan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article