ilustrasi iga (vecteezy.com/Andrey Starostin)
Iga kambing memang terkenal lebih juicy dan kaya rasa dibandingkan dengan bagian daging lain. Lemak yang menempel di sela tulang membuat aroma masakan terasa lebih gurih, terutama saat dibakar atau dimasak sup. Namun, bagian ini juga mengandung purin yang cukup tinggi karena berada dekat jaringan otot aktif dan sumsum tulang. Banyak penderita asam urat merasa aman karena hanya makan beberapa potong iga, padahal kandungan lemaknya dapat memperlambat pengeluaran asam urat dari tubuh.
Lemak berlebih juga dapat memicu kenaikan berat badan yang akhirnya memperbesar risiko asam urat kambuh lebih sering. Tidak sedikit orang mengalami nyeri sendi setelah makan iga kambing pada malam hari, lalu kurang minum air putih. Tubuh akhirnya kesulitan membuang sisa metabolisme secara optimal saat tidur. Jika tetap ingin mengonsumsi iga kambing, porsi kecil dan frekuensi jarang jauh lebih aman dibandingkan dengan makan dalam jumlah besar sekaligus.
Daging kambing memang tetap bisa dinikmati, tetapi memilih bagian yang tepat sangat penting bagi penderita asam urat. Tiga bagian kambing paling tinggi purin termasuk yang perlu dibatasi, selain itu kandungan lemaknya pun tinggi. Setelah mengetahui bagian mana yang paling berisiko, apakah selama ini menu favoritmu justru termasuk yang paling sering memicu asam urat kambuh?
Referensi
"Purine Content of Meat." Purine Direct. Diakses pada Mei 2026
"Are Organ Meats High in Purines? What Gout Sufferers Need to Know." Organised. Diakses pada Mei 2026
"Determination of Purine Contents in Commonly Consumed United States Foods: Updating the United States Department of Agriculture and Office of Dietary Supplements-National Institutes of Health Purine Database." The Journal of Nutrition. Diakses pada Mei 2026