Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret menu Blackgoat Singapura
Potret menu Blackgoat Singapura (instagram.com/blackgoatburgers)

Sebuah tempat makan bernama Blackgoat di Singapura menutup usahanya setelah hampir tiga tahun beroperasi. Menariknya, di tengah perpisahan dengan para pelanggan setia, pengelola Blackgoat justru membagikan resep-resep andalan mereka secara gratis kepada publik.

Berlokasi di Jalan Batu Hawker Centre, Blackgoat dikenal sebagai salah satu kedai favorit berkat menu burger spesialnya. Namun, kedai ini akhirnya mengumumkan penghentian operasional sejak 18 Januari 2026.

Melalui surat terbuka yang diunggah di akun Instagram resmi, pendiri Blackgoat, Fikri Rohaimi, mengungkapkan kondisi industri makanan dan minuman saat ini tengah berada dalam tekanan besar. “Industri F&B di Singapura, bahkan dunia, sedang berada dalam situasi yang sangat sulit,” tulisnya dalam sebuah unggahan pada 19 Januari 2026.

Dalam unggahan tersebut, Fikri menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada keluarga, tim, dan pelanggan setia yang selama ini mendukung perjalanan Blackgoat. Ia menyebut para pelanggan sebagai komunitas terbesar yang terdiri dari ribuan pelanggan tetap hingga tamu jangka panjang. Meski beroperasi di hawker centre tua dengan berbagai keterbatasan, ia bersyukur atas dukungan luar biasa yang diterima warungnya.

Fikri juga menyampaikan permohonan maaf, karena harus menutup Blackgoat. Ia mengaku tak lagi sanggup menghadapi tantangan dan ketidakpastian yang akan datang.

Bagikan resep secara terbuka

Dalam pernyataannya, Fikri mengisyaratkan bahwa penutupan ini bukan akhir dari perjalanan Blackgoat. Ia dan timnya berencana mengambil waktu untuk belajar dan memperdalam kemampuan memasaknya. Menariknya, seminggu setelah penutupan, Blackgoat kembali muncul lewat unggahan Instagram pada 27 Januari 2026. Pihaknya membagikan resep lebih dari 10 menu andalan mereka.

Dalam unggahan tersebut, Blackgoat secara terbuka membagikan deretan resep lengkap yang selama ini menjadi rahasia dapur mereka. Resep yang dibagikan mencakup menu Lamb Spice, Lamb Tare, Pea Macedoine (Lamb Garnish), Potato Salad, bahkan Cheese Burger yang menjadi salah satu menu andalan mereka.

Mereka juga membagikan resep Malay Caesar Salad, termasuk pembuatan sausnya, seperti Kaffir Lime Oil. Seluruh resep ditulis rinci, mulai dari takaran hingga teknik memasak. Fikri bahkan mempersilakan para pengikutnya untuk mengirim pesan jika membutuhkan bantuan atau penjelasan lebih lanjut terkait resep tersebut.

Langkah ini tentu saja mengundang perhatian dan pujian dari warganet. Banyak yang mengapresiasi keterbukaan Blackgoat, sekaligus menyampaikan harapan, agar warung makan ini bisa bangkit dan kembali hadir di kemudian hari.

"May you be blessed with more and more and more rezeki and success! (Semoga kamu dilimpahi rezeki yang semakin banyak, semakin lancar, dan kesuksesan!), tulis akun @leia_luth.

"You know even if you give us the recipe, it won't be the same (Kamu tahu, meskipun kamu membagikan resepnya, rasanya tetap tidak akan sama), tambah akun @sarahcoldheart.

Editorial Team