Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Menggunakan Pasta Miso agar Masakan Makin Gurih
ilustrasi cara menggunakan pasta miso (unsplash.com/id/@tip_to)
  • Pasta miso adalah bumbu fermentasi Jepang berbahan dasar kedelai dan garam yang menghasilkan rasa gurih, manis, serta kaya umami, sekaligus mengandung probiotik baik untuk pencernaan.
  • Kesalahan umum saat memakai miso termasuk merebusnya terlalu lama atau tidak melarutkannya terlebih dahulu, yang bisa membuat rasa asin berlebihan dan menurunkan kualitas probiotiknya.
  • Cara tepat menggunakan miso yaitu melarutkannya sebelum dimasak, menambahkannya di akhir proses agar rasa umami tetap kuat, serta memanfaatkannya untuk sup, marinasi, panggangan, hingga baking.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pasta miso identik dengan masakan Jepang, tetapi sebenarnya bahan satu ini cukup fleksibel digunakan di berbagai jenis hidangan. Rasa gurih, creamy, dan umami membuat pasta miso mulai banyak digunakan untuk sup, marinasi, saus, hingga tumisan rumahan. Makanya, banyak orang mulai penasaran dengan cara menggunakan pasta miso agar hasil masakannya lebih lezat, tapi gak terlalu asin.

Tampak mudah, apalagi buat kamu yang baru pertama kali mencobanya. Di samping itu, tetap ada teknik yang penting untuk diperhatikan supaya rasa miso tetap nikmat dan gak kehilangan karakter khasnya. Yuk, kenali cara menggunakan pasta miso agar cita rasa masakanmu makin gurih melalui ulasan berikut ini!

1. Apa itu pasta miso?

ilustrasi memasak menggunakan pasta miso (pexels.com/@katerina-holmes)

Pasta miso adalah bumbu fermentasi khas Jepang yang dibuat dari kedelai, garam, dan terkadang tambahan biji-bijian, seperti jelai atau beras. Proses pembuatannya melibatkan koji, yaitu jamur baik yang membantu fermentasi sehingga menghasilkan rasa khas yang gurih, sedikit manis, dan kaya umami. Fermentasi ini bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga bertahun-tahun, sehingga tekstur dan cita rasanya kompleks.

Selama proses fermentasi berlangsung, kandungan dalam kedelai akan terurai menjadi berbagai senyawa yang membuat rasa miso semakin kompleks dan lezat. Karena itulah pasta miso sering digunakan untuk memperkaya rasa sup, saus, marinasi, maupun tumisan. Selain enak, miso juga dikenal baik untuk kesehatan karena mengandung probiotik yang membantu menjaga kesehatan pencernaan, mendukung daya tahan tubuh, dan membantu tubuh melawan penyakit.

Tenang, meski berakar kuat dari Jepang, pasta miso juga semakin mudah ditemukan di Indonesia. Kamu bisa membelinya di supermarket besar, toko bahan makanan Asia, hingga marketplace daring dengan berbagai pilihan jenis dan ukuran sesuai kebutuhan memasak.

2. Kesalahan saat menggunakan pasta miso

ilustrasi memasak (unsplash.com/Jason Briscoe)

Di balik kemudahannya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat menggunakan pasta miso. Salah satu yang paling sering terjadi adalah merebus miso terlalu lama atau memasaknya dengan api terlalu besar, terutama saat membuat sup miso. Ini karena suhu panas berlebih dapat mengurangi cita rasa khas miso sekaligus merusak kandungan probiotik dan bakteri baik hasil fermentasinya.

Kesalahan lain yang juga cukup umum adalah langsung memasukkan pasta miso ke dalam masakan tanpa melarutkannya terlebih dahulu. Cara ini bisa membuat miso menggumpal dan rasa masakan jadi tidak merata. Karena rasa miso cenderung pekat dan asin, penggunaannya juga sebaiknya sedikit demi sedikit agar masakan gak terlalu kuat atau berlebihan rasa asinnya.

3. Cara menggunakan pasta miso yang benar

ilustrasi ramen miso (unsplash.com/id/@yanahd)

Pasta miso memang praktis, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya rasanya enak dan sekaligus seimbang. Cara mengolah yang tepat bisa jadi kunci untuk menjaga aroma serta cita rasa umami khas miso yang lebih terasa. Nah, berikut beberapa cara menggunakan pasta miso yang benar untuk berbagai masakan:

  • Larutkan miso terlebih dahulu: Supaya pasta miso tidak menggumpal atau rasanya terlalu asin, larutkan miso dengan air terlebih dahulu. Cara ini bisa membuat hasilnya lebih halus dan mudah tercampur rata. Dengan melarutkan pasta miso sebelum digunakan untuk sup atau saus, bisa menggunakan sedikit kaldu panas atau air hangat sebelum dicampurkan kembali ke dalam panci.

  • Hindari memasak miso terlalu lama: Pasta miso sebenarnya tetap aman dipanaskan, tetapi suhu tinggi dalam waktu lama bisa mengurangi aroma fermentasi dan membuat rasa umaminya gak sekuat biasanya. Karena itu, untuk sup atau saus, sebaiknya miso dimasukkan menjelang akhir proses memasak agar cita rasanya tetap terasa kaya dan lembut. Sedangkan untuk hidangan seperti rebusan, marinasi, atau sayuran panggang, miso tetap bisa ditambahkan lebih awal untuk memberi rasa gurih yang lebih dalam.

  • Dibalurkan pada sayuran sebelum dipanggang: Selain untuk sup, pasta miso juga cocok dipakai sebagai pelapis sayuran panggang. Teksturnya yang kental membuat miso bisa digunakan sebagai pengganti minyak dan garam sekaligus agar rasa sayuran jadi lebih gurih dan kaya umami. Kamu cukup mencampurkan miso dengan sedikit cairan hingga menjadi pasta, lalu balurkan ke sayuran sebelum dipanggang.

  • Bisa dipakai untuk baking: Gak banyak yang tahu kalau pasta miso bisa dipakai dalam pembuatan kue atau baking! Miso dapat digunakan sebagai pengganti garam untuk memberi rasa gurih yang unik dan lebih kompleks pada adonan. Jika digunakan dengan takaran yang pas, rasa manis pada dessert justru bisa terasa lebih balance dan menarik.

Cara menggunakan pasta miso sejatinya tidak sulit, tapi memang sedikit tricky. Kamu pun bisa menggunakannya dalam berbagai jenis masakan atau beragam bahan yang ada di rumah, seperti sayuran, ayam, sampai ikan. Masakan bisa jadi lebih bervariasi, kan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article