Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Cara Mengurangi Rasa Asin pada Ikan Asin dengan Praktis
ilustrasi ikan asin (pexels.com/ArtHouse Studio)
  • Artikel membahas empat cara praktis mengurangi rasa asin berlebih pada ikan asin agar lebih nikmat dan sehat saat dikonsumsi.
  • Metode yang dijelaskan meliputi perendaman dengan air panas, air biasa dalam waktu lama, serta air garam untuk proses osmosis alami.
  • Langkah terakhir adalah mencuci ikan di bawah air mengalir guna menghilangkan sisa garam dan kotoran sebelum digoreng.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menu satu ini memang juara banget buat menambah nafsu makan. Namun, masalahnya sering kali ikan asin yang kita beli di pasar punya kadar garam yang terlalu berlebihan, alias asin banget sampai bikin lidah trauma. Kalau langsung digoreng begitu saja, bukannya enak, malah bisa bikin tensi naik!

Tenang, kamu gak perlu bingung. Mengurangi kadar garam pada ikan asin itu ada tekniknya supaya rasanya jadi lebih pas dan teksturnya tetap oke saat dimasak. Sebagai pencinta kuliner, kamu wajib tahu cara mengurangi rasa asin pada ikan asin melalui ulasan berikut ini. Cita rasanya lebih nikmat dan tepat di lidah.

1. Rendam ikan asin dengan air panas atau hangat

ilustrasi air panas (freepik.com/valeria-aksakova)

Cara pertama ini yang paling praktis kalau kamu gak punya banyak waktu, alias buru-buru masak. Kamu cukup merendam ikan asin di air mendidih atau air hangat. Teknik ini efektif banget buat melunakkan tekstur ikan yang biasanya keras banget karena proses pengeringan yang lama.

Caranya gampang, siapkan wadah, masukkan ikan asin, lalu tuangkan air panas sampai seluruh bagian ikan terendam sempurna. Diamkan selama 15—30 menit. Selain mengurangi kadar garam, suhu panas bakal membantu pori-pori ikan terbuka, sehingga garam yang terjebak di dalam daging bisa keluar lebih cepat. Setelah direndam, tekstur ikan akan jadi lebih lunak dan siap untuk kamu olah menjadi balado atau tumisan yang mantap.

2. Rendam air biasa selama kurang lebih 12—24 jam

ilustrasi ikan asin (unsplash.com/晓 和)

Kalau kamu tipe orang yang terencana dan ingin hasil yang maksimal, metode rendaman air biasa adalah jawabannya. Cara ini memang butuh kesabaran ekstra karena memakan waktu antara 12—24 jam, tapi hasilnya dijamin paling bersih dari rasa asin yang menyengat.

Kuncinya ada pada penggantian air. Selama durasi perendaman tersebut, pastikan kamu mengganti airnya sebanyak 3—4 kali. Kenapa harus diganti? Karena air yang sudah dipakai untuk merendam akan menjadi jenuh dengan garam.

Dengan menggantinya secara berkala, proses pelarutan garam dari tubuh ikan ke dalam air akan terus berjalan maksimal. Cara ini sangat cocok kalau kamu beli ikan asin jenis jambal roti yang ukurannya tebal-tebal.

3. Rendam air garam

ilustrasi garam dapur (pexels.com/Lorena Martínez)

Mungkin terdengar aneh, kenapa mau mengurangi rasa asin pada ikan asin, tetapi malah direndam pakai air garam lagi? Namun, secara ilmiah, ini adalah proses osmosis. Rendamlah ikan asin kamu dalam wadah berisi air yang sudah diberi sedikit garam selama 15—20 menit saja.

Logikanya, larutan garam yang konsentrasinya lebih rendah di air akan memicu perpindahan konsentrasi garam yang sangat tinggi dari dalam daging ikan menuju ke luar (ke air rendaman). Jadi, garam "memancing" garam. Teknik ini sering digunakan oleh para koki profesional agar rasa asinnya berkurang drastis tanpa merusak serat daging ikan itu sendiri. Cobain, kamu pasti bakal kaget sama hasilnya yang efektif banget!

4. Cuci bersih ikan asin

ilustrasi ikan asin (pexels.com/ArtHouse Studio)

Langkah terakhir yang gak boleh kamu lewatkan setelah melakukan salah satu metode perendaman di atas adalah mencuci bersih ikan tersebut. Jangan cuma dicelup-celup, tapi kamu harus mencucinya di bawah air mengalir sambil sedikit menggosok permukaan ikannya.

Cara ini penting untuk memastikan sisa-sisa kristal garam yang mungkin masih menempel di kulit atau sela-sela tulang ikan benar-benar luruh. Selain itu, mencuci bersih juga membantu menghilangkan kotoran atau debu yang mungkin menempel selama proses penjemuran ikan di tempat asalnya. Setelah bersih, tiriskan ikan sampai benar-benar kering sebelum digoreng supaya minyak gak meletup-letup.

Nah, itu dia rahasia mengolah ikan asin supaya rasanya pas di lidah dan gak bikin kapok. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa menyajikan hidangan ikan asin yang lezat, gurih, dan pastinya lebih sehat karena kadar natriumnya sudah berkurang. Jadi, metode mana nih yang mau kamu coba duluan di dapur hari ini? Selamat memasak!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team