Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret buah-buahan
Potret buah-buahan (pixabay.com/diapicard)

Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang memiliki variasi buah-buahan sepanjang tahun. Hampir setiap bulan selalu ada buah segar yang sedang berada di puncak musim panennya.

Buah yang sedang musim biasanya punya rasa lebih manis, fresh, dan harga yang cenderung lebih ramah di kantong. Sayangnya, masih banyak orang yang membeli buah tanpa tahu kapan waktu terbaik untuk menikmatinya.

Padahal, dengan memahami kalender buah musiman, kamu bisa lebih mudah memilih buah yang kualitasnya sedang bagus. Selain itu, kamu juga bisa lebih hemat sekaligus menikmati variasi buah yang berbeda setiap bulan. Yuk, simak kalender buah musiman sepanjang tahun berikut ini!

1. Kalender musim buah 2026

Berikut kalender musim buah di Indonesia sepanjang 2026.

  1. Januari: salak, alpukat, rambutan, pisang, pepaya, dan nangka.

  2. Februari: salak, alpukat, jeruk nipis, rambutan, pisang, duku, pepaya, nangka, dan jambu biji.

  3. Maret: salak, sirsak, jeruk nipis, pepaya, pisang, duku, nangka, dan jambu biji.

  4. April: salak, sirsak, pepaya, jeruk nipis, duku, pisang, jambu biji, dan nangka.

  5. Mei: kesemek, pepaya, pisang, nangka, sirsak, dan jambu biji.

  6. Juni: kesemek, pepaya, pisang, nangka, dan sirsak.

  7. Juli: kesemek, sirsak, pepaya, nangka, melon, belimbing, pisang, dan jambu mete.

  8. Agustus: mangga, belimbing, sirsak, pepaya, pisang, melon, nangka, jambu mete, dan jambu bol.

  9. September: mangga, pepaya, sirsak, pisang, nangka, jambu mete, jambu bol, dan melon.

  10. Oktober: mangga, sirsak, pepaya, pisang, nangka, dan jambu biji.

  11. November: mangga, sirsak, rambutan, pepaya, pisang, alpukat, nangka, dan jambu biji.

  12. Desember: durian, sirsak, rambutan, pepaya, pisang, alpukat, nangka, dan jambu biji.

2. Tips memilih buah saat musimnya

Potret membeli buah (pexels.com/Rossella Fasoli)

Ada beberapa tips supaya bisa mendapatkan buah musiman dengan rasa terbaik, supaya kamu gak salah pilih.

1. Pilih buah yang mengeluarkan aroma harum dan segar. Kalau baunya masih hambar, bisa jadi buah dipanen terlalu muda.

2. Pilih buah dengan warna kulit yang cerah dan merata. Warna kusam atau terlalu pucat bisa menandakan buah belum matang sempurna.

3. Tekan perlahan untuk memastikan teksturnya sedikit empuk saat ditekan, tetapi tidak lembek. Kalau terlalu keras, tandanya masih mentah. Sedangkan, kalau terlalu lembek, bisa jadi sudah terlalu matang.

4. Sebaiknya beli buah di pasar pagi atau pedagang lokal. Sebab, buah dari pasar tradisional pagi hari atau langsung dari pedagang lokal biasanya lebih segar, karena baru datang dari kebun.

5. Saat sedang musim panen, kualitas buah biasanya sedang bagus dan harganya lebih murah. Inilah momen terbaik buat borong buah favoritmu.

3. Keuntungan makan buah sesuai musim

Berikut keuntungan makan buah sesuai musim. Bukan hanya soal rasanya, tapi juga banyak manfaat lain yang bisa kamu dapatkan.

  1. Rasa buah tentu saja lebih manis alami dan segar, karena baru matang dari pohon.

  2. Saat musim panen, stok buah melimpah dan membuat harga di pasaran biasanya ikut turun.

  3. Buah yang matang alami umumnya memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih terjaga dibandingkan buah yang dipanen terlalu cepat.

  4. Buah musiman lokal biasanya gak perlu dikirim dari jarak jauh, sehingga lebih ramah lingkungan dan proses distribusinya lebih rendah.

  5. Dengan mengikuti musim, kamu bisa menikmati jenis buah yang berbeda setiap bulan. Gak bikin bosan dan lebih seru untuk diolah menjadi berbagai hidangan.

Itu dia kalender buah sepanjang 2026. Dengan demikian, kamu bisa lebih memperhatikan membeli buah-buahan berdasarkan musimnya sebelum belanja. Selain bisa menikmati rasa terbaiknya, kamu juga jadi lebih hemat dan ikut mendukung hasil panen lokal.

Editorial Team