Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Sanma Jadi Ikan yang Identik dengan Musim Gugur di Jepang?
ilustrasi ikan sanma panggang (commons.wikimedia.org/Ocdp)
  • Sanma bermigrasi mendekati Jepang pada musim gugur; periode penangkapan optimal berlangsung September hingga November saat ikan bergerak ke selatan.
  • Sanma yang ditangkap awal musim gugur memiliki cadangan lemak lebih tinggi, sehingga dagingnya lembut, gurih, dan kaya minyak alami.
  • Selain mudah diolah menjadi beragam hidangan, sanma telah menyatu dengan tradisi pesisir Jepang, festival musim gugur, serta kuliner daerah seperti sanma zushi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat dedaunan mulai berubah menjadi jingga dan suhu udara sedikit demi sedikit berganti jadi sejuk, itulah pertandan musim gugur akan segera tiba. Jika musim ini datang banyak warga Jepang akan menikmati hidangan hangat dan mengenyangkan salah satunya seperti ikan sanma. Ikan kecil bertubuh panjang dengan kilau keperakan ini biasanya akan dipanggang di atas bara api dan disajikan bersama potongan lemon serta garam.

Tapi, mengapa harus ikan sanma yang dinikmati saat musim gugur datang? Kenapa bukan jenis ikan yang lainnya? Nah, kalau kamu penasaran dengan alasan yang ada di baliknya, kamu bisa menyimak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini. Yuk, bedah satu per satu alasannya di bawah ini agar makin paham kenapa ikan tersebut selalu identik dengan suasana musim gugur di Jepang!

1. Musim migrasi ikan sanma memang bertepatan dengan musim gugur

ilustrasi ikan sanma segar (pexels.com/Nadine Ginzel)

Cololabis saira atau yang sering dikenal dengan nama ikan sanma hidup di wilayah laut Pasifik Utara dan melakukan perpindahan musiman yang panjang. Tak seperti jenis ikan lainnya, ikan sanma memiliki siklus migrasi yang hanya berlangsung di periode musim gugur. Jadi, ketika menjelang musim gugur, ikan-ikan ini akan bergerak menuju perairan yang lebih dekat dengan Jepang sehingga menjadi sasaran utama nelayan disana.

Menurut penelitian yang dilakukan Liu et al (2022) menyatakan bahwa periode penangkapan ikan sanma yang optimal berlangsung pada bulan September hingga November. Pada rentang waktu tersebut ikan sanma akan melakukan migrasi ke arah selatan. Dengan kata lain, kemunculan ikan sanma di banyak pasar Jepang bukan sekadar mengikuti permintaan konsumen, namun juga berkaitan erat dengan siklus atau perjalanan alami ikan tersebut.

2. Ikan sanma yang ditangkap saat musim gugur terasa lebih berlemak dan lezat

ilustrasi ikan sanma panggang (commons.wikimedia.org/ayustety)

Selain karena periode migrasinya bertepatan dengan musim gugur, puncak kenikmatan rasa dan kualitas daging ikan sanma juga ada di musim tersebut. Ketika ikan sanma memasuki wilayah perairan Jepang, tubuhnya dipenuhi cadangan lemak yang membuat dagingnya terasa gurih dan kaya rasa. Ministry of Agriculture Forestry and Fisheries (MAFF) Jepang menyebutkan bahwa alasan itulah yang membuat ikan sanma menjadi hidangan musim gugur yang digemari banyak orang.

Namun, ada hal menarik lainnya yang perlu diketahui bahwa semakin jauh ikan tersebut bermigrasi ke selatan, cadangan lemaknya juga dapat berkurang. Dan hal ini tentu saja akan merubah karakter rasa dan teksturnya. Jadi tidak heran jika ikan sanma yang berhasil ditangkap di awal musim oleh nelayan begitu dinantikan oleh banyak orang karena dagingnya begitu lembut, gurih, dan kaya akan kandungan minyak alami yang khas.

3. Mudah diolah menjadi banyak hidangan musim gugur

ilustrasi ikan sanma segar (pexels.com/Nadine Ginzel)

Salah satu cara sederhana dalam menikmati ikan sanma saat musim gugur adalah dengan memanggangnya menjadi hidangan sanma shioyaki. Cukup lumuri ikan sanma dengan garam dan panggang secara utuh di atas bara api. Sajian ini juga umumnya dihidangkan bersama parutan daikon dan buah sitrus seperti sudachi.

Meski terlihat sederhana, cita rasa yang ditawarkan ikan ini sangatlah lezat. Japan Times juga mengatakan bahwa ikan sanma yang dimasak secara tradisional dianggap sebagai makanan musim gugur yang populer dan relatif terjangkau dibandingkan sejumlah hidangan musim gugur lainnya. Selain itu, di berbagai daerah Jepang lainnya, ikan ini juga bisa diolah menjadi sushi, diasinkan, sebagai campuran sup, hingga dipanggang ala kabayaki untuk kemudian dinikmati dengan seporsi nasi hangat.

4. Ikan sanma sudah menjadi bagian dari tradisi dan budaya masyarakat lokal

ilustrasi ikan sanma panggang (commons.wikimedia.org/jetalone)

Hubungan ikan sanma dengan musim gugur tidak berhenti pada musim penangkapan, cita rasa yang dihadirkan, dan kemudahan proses pengolahan. Ikan ini ternyata sudah sejak lama hadir dalam berbagai tradisi masyarakat Jepang terutama di wilayah pesisir. Misalnya di Miyagi, ikan sanma merupakan salah satu hasil laut yang sangat dikenal dan telah lama dinikmati sebagai hidangan musim gugur.

Ministry of Agriculture Forestry and Fisheries (MAFF) juga mencatat bahwa olahan ikan sanma bahkan hadir dalam acara besar seperti pesta penyambutan musim gugur yang banyak diselenggarakan di kota-kota pelabuhan seperti Kesennuma dan Onagawa. Di Wakayama, terdapat pula sanma zushi, yaitu sushi yang menggunakan ikan sanma yang diasinkan sebagai bahan utamanya. Hidangan tersebut dahulu juga berkaitan dengan kebutuhan mengawetkan ikan dan nasi yang kemudian menjadi hidangan yang kerap disajikan dalam festival musim gugur serta tahun baru di Jepang.

Dengan membaca beberapa alasan di atas, kini kamu jadi lebih paham mengapa ikan sanma bisa menjadi simbol datangnya musim gugur di Jepang. Mulai dari musim migrasi hingga tradisi atau budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi membuat ikan tersebut memiliki tempat yang spesial di hati masyarakat Jepang. Jadi, kalau kamu kebetulan sedang berkunjung ke jepang saat musim gugur, pastikan untuk menikmati seporsi ikan sanma panggang di sana ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article