Kentang sering jadi bahan utama berbagai gorengan favorit, termasuk kroket dan perkedel yang kerap dianggap serupa. Bentuknya mirip, sama-sama digoreng, dan sering hadir di meja makan sebagai lauk atau camilan. Namun di balik kesamaan itu, kroket dan perkedel punya karakter, teknik pengolahan, serta cita rasa yang berbeda.
Perbedaan ini tidak hanya soal isian atau lapisan luar, tetapi juga berkaitan dengan sejarah dan cara memasaknya. Banyak orang baru menyadari perbedaannya setelah mencicipi tekstur dan sensasi di mulut yang tidak sama. Bagi kamu penggemar kedua makanan ini, yuk simak penjelasan di subjudul berikut untuk mengenali perbedaan kroket dan perkedel dengan lebih jelas.
