Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Selain Momiji, Ini 10 Kuliner Musim Gugur yang Wajib Dicoba di Jepang
ilustrasi kastanye (magnific.com/azerbaijan_stockers)
  • Musim gugur Jepang menghadirkan bahan pada masa terbaiknya atau shun, dari sanma, kastanye, ubi, jamur matsutake, kabocha, hingga buah kaki.
  • Sanma panggang, kuri gohan, yaki imo, dan matsutake menawarkan cita rasa alami melalui pengolahan sederhana yang menonjolkan rasa serta aroma bahan musiman.
  • Hidangan hangat seperti soba, oden, dan nasi dengan bahan musiman melengkapi pilihan kuliner musim gugur saat suhu mulai sejuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musim gugur di Jepang bukan cuma soal daun momiji yang berubah warna dan udara yang mulai sejuk. Di balik suasana khasnya, ada banyak makanan musiman yang justru paling nikmat disantap saat suhu mulai turun, mulai dari ikan, jamur, ubi, hingga aneka olahan kastanye. Sayangnya, kalau cuma mengandalkan menu yang sering muncul di restoran Jepang, kamu bisa saja melewatkan kuliner khas musim gugur yang menarik untuk dicoba.

Di Jepang, ada istilah shun yang merujuk pada bahan makanan saat sedang berada di musim terbaiknya. Nah, musim gugur jadi salah satu waktu yang seru karena banyak bahan musiman mulai bermunculan, dari ikan hingga aneka umbi dan kacang-kacangan yang diolah jadi hidangan lezat. Penasaran apa saja makanan khas musim gugur Jepang yang wajib dicicipi? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

1. Sanma, ikan musim gugur yang gurih dan berlemak

ilustrasi ikan sanma (commons.wikimedia.org/Ocdp)

Ketika membahas makanan yang identik dengan musim gugur di Jepang, sanma atau Pacific saury hampir gak bisa dilewatkan, lho. Ikan yang berbadan ramping ini sering dipanggang utuh dengan sedikit garam, lalu dinikmati bersama lobak parut dan perasan jeruk seperti sudachi atau lemon. Dagingnya memiliki rasa yang gurih dengan tekstur lembut, sementara kulit yang dipanggang hingga kecokelatan menjadi bagian yang bikin nagih.

Sanma juga memiliki cerita unik karena sering kali kehadirannya dihubungkan dengan datangnya musim gugur. Saat waktu itu tiba, ikan ini biasanya diolah dengan cara sederhana agar cita rasa alaminya tetap terjaga dan gak tertutupi oleh bumbu yang terlalu kuat. Jadi, buat kamu yang ingin merasakan kuliner Jepang dengan rasa khas yang sederhana, mencoba sanma bisa jadi pilihan yang menarik.

2. Kuri, kastanye manis yang hadir dalam banyak hidangan

ilustrasi kastanye (magnific.com/azerbaijan_stockers)

Musim gugur di Jepang juga sangat identik dengan kuri atau kastanye yang memiliki rasa manis, lembut, dan aroma yang khas. Bahan ini bisa dinikmati langsung setelah direbus atau dipanggang, namun sering digunakan dalam nasi, kue, wagashi, hingga dessert. Teksturnya yang sedikit bertepung membuat olahan kastanye tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga pas dijadikan camilan.

Yang menarik, rasa manis alami kuri sangat cocok dengan suasana musim gugur yang mulai dingin. Salah satu hidangan yang cukup terkenal adalah kuri gohan, yaitu nasi yang dimasak bersama kastanye sehingga rasa gurih nasi berpadu dengan manisnya kuri. Sederhana, tetapi kombinasi ini yang membuat hidangan musiman ini terasa istimewa.

3. Satsumaimo, ubi manis yang cocok disantap hangat

ilustrasi yaki imo (commons.wikimedia.org/국립국어원)

Saat udara mulai dingin, aroma dari ubi panggang manis dapat menjadi salah satu elemen yang membuat pengalaman musim gugur di Jepang semakin lengkap. Satsumaimo atau ubi jalar Jepang, biasanya dipanggang perlahan hingga bagian dalamnya menjadi empuk, manis, dan beraroma wangi. Sangat wajar kalau yaki imo, yaitu ubi panggang, menjadi camilan sederhana yang banyak dikonsumsi ketika cuaca mulai sejuk.

Menariknya, satsumaimo gak cuma enak dimakan begitu saja. Ubi ini juga sering diolah menjadi berbagai dessert, kue, atau camilan di mana rasa manis alaminya cukup kuat sehingga tidak selalu memerlukan banyak tambahan gula. Bagi penggemar camilan hangat yang praktis, seporsi yaki imo bisa terasa seperti comfort food sederhana saat musim gugur.

4. Matsutake, jamur aromatik yang jadi bahan istimewa

ilustrasi jamur matsutake (commons.wikimedia.org/Tomomarusan)

Apabila ada bahan musim gugur yang terkenal karena aromanya, matsutake adalah salah satunya. Jamur ini memiliki aroma khas yang kuat dan biasanya dimasak dengan cara yang sederhana, seperti dipanggang, dimasak dengan nasi, atau menjadi bagian dari dobin mushi. Karena aromanya yang menonjol, cara pengolahannya sering kali dibuat sederhana agar karakter matsutake tetap terlihat.

Matsutake juga merupakan bahan yang memiliki nilai tinggi dalam dunia kuliner Jepang sehingga kehadirannya sering kali membuat hidangan terasa lebih istimewa. Bayangkan nasi hangat disajikan dengan potongan jamur aromatik yang baru saja dimasak, lalu dinikmati di saat cuaca sejuk, suasana tersebut sangat serasi dengan musim gugur. Kalau sedang mencari pengalaman kuliner musiman yang lebih khas, matsutake patut untuk masuk daftar.

5. Kabocha, labu Jepang yang manis dan lembut

ilustrasi kabocha (freepik.com/jcomp)

Kabocha atau yang dikenal sebagai labu Jepang memiliki rasa manis alami dengan tekstur yang lembut setelah dimasak. Bahan ini bisa digunakan untuk membuat berbagai hidangan seperti sup, nimono, tempura, salad, hingga makanan penutup yang terasa hangat dan menenangkan. Warna oranye cerahnya juga menjadikan sajian berbahan kabocha terlihat sangat menggoda, terutama saat musim gugur tiba.

Salah satu cara sederhana untuk mengolahnya adalah dengan merebus kabocha menggunakan bumbu khas Jepang, menghasilkan kombinasi rasa manis dan gurih. Teksturnya yang lembut juga membuatnya mudah dinikmati, bahkan oleh mereka yang biasanya kurang menyukai sayuran. Jadi, kalau ingin mencoba bahan musiman yang fleksibel dan tidak asing di lidah, kabocha adalah pilihan yang tepat.

6. Persimmon, buah manis yang menandai datangnya musim gugur

ilustrasi persimmon (magnific.com/chandlervid85)

Selain makanan yang gurih dan camilan hangat, musim gugur di Jepang juga memperkenalkan buah-buahan musiman seperti persimmon atau kaki. Buah ini menawarkan rasa manis dengan variasi tekstur yang berbeda-beda, tergantung pada jenisnya serta tingkat kematangannya. Kaki sering kali dimakan langsung sebagai buah yang segar, namun ada juga yang dikeringkan menjadi hoshigaki yang memiliki rasa manis lebih intens.

Proses pengeringan ini mengubah tekstur kaki menjadi kenyal, sementara rasa manis alaminya semakin terasa. Hoshigaki biasanya dinikmati sebagai camilan sederhana dipadukan dengan teh sehingga sangat sesuai untuk menghiasi sore yang tenang. Bagi kamu yang menyukai buah manis dengan pengalaman makan yang agak berbeda, kaki layak dicoba saat musimnya tiba.

7. Ginkgo nuts, kacang kecil dengan rasa khas

ilustrasi ginkgo nuts (commons.wikimedia.org/Fumikas_Sagisavas)

Musim gugur adalah waktu ketika ginnan atau biji ginkgo sering digunakan dalam berbagai masakan Jepang. Meskipun ukurannya kecil, rasa biji ini cukup unik dengan tekstur lembut dan sedikit kenyal setelah dimasak. Ginnan bisa dipanggang, direbus, atau menjadi bahan pelengkap dalam hidangan seperti chawanmushi dan nasi.

Menariknya, biji ginkgo tidak selalu dijadikan bahan utama, tetapi berfungsi sebagai pelengkap yang memberikan rasa dan tekstur berbeda dalam suatu hidangan. Misalnya, ketika dimasukkan ke dalam chawanmushi yang lembut, ginnan memberikan sensasi kejutan kecil saat digigit. Jadi, meskipun tampak sederhana, bahan ini mampu membuat hidangan terasa lebih menarik.

8. Soba dengan bahan musiman yang terasa hangat

ilustrasi soba kuah hangat (commons.wikimedia.org/毒島みるく)

Sebuah mangkuk soba hangat dapat dinikmati sepanjang tahun, namun rasanya menjadi lebih pas ketika suhu mulai dingin. Mi yang terbuat dari tepung buckwheat ini umumnya disajikan dalam kuah hangat atau dengan berbagai topping yang mengikuti musim. Saat musim gugur, bahan-bahan seperti jamur dan sayuran musiman menjadi pelengkap yang menambah kekayaan rasa semangkuk soba.

Kuah hangat, mie kenyal, dan topping musiman menjadikan hidangan ini sempurna untuk dinikmati setelah seharian berkeliling menikmati suasana Jepang. Gak perlu menyajikan hidangan yang rumit untuk merasakan kenyamanan, karena sepiring soba hangat saja sudah cukup. Jadi, bagi wisatawan yang mencari makanan praktis sekaligus ingin merasakan kuliner lokal, soba adalah pilihan yang tepat.

9. Oden, sajian berkuah yang mulai terasa pas saat udara dingin

ilustrasi memasak oden khas Jepang (commons.wikimedia.org/pelican)

Saat suhu mulai hangat, makanan berkuah seperti oden menjadi semakin menggoda. Hidangan ini terdiri dari berbagai bahan seperti lobak daikon, telur, konnyaku, tahu, dan olahan ikan yang dimasak perlahan dalam kuah berbumbu ringan. Walaupun kuahnya tidak terlalu berat, hal ini justru membuat rasa setiap bahan tetap terasa.

Oden biasanya dinikmati dalam keadaan hangat dan cocok untuk menemani waktu sore atau malam yang semakin dingin. Menariknya, kamu bisa menemukan oden di berbagai tempat, mulai dari restoran sampai toko serba ada di Jepang. Buat yang ingin mencicipi kuliner sederhana dengan nuansa musim gugur yang kuat, oden jelas layak untuk dicoba.

10. Gohan dengan bahan musim gugur yang sederhana tapi tetap nikmat

ilustrasi takikomi gohan (commons.wikimedia.org/pelican)

Nasi merupakan komponen penting dalam banyak hidangan Jepang, dan saat musim gugur, bahan musiman sering kali dimasak bersamaan. Salah satu contohnya adalah kuri gohan yang menggunakan kastanye atau nasi yang dimasak dengan jamur dan bahan musiman lainnya. Hasilnya memang sederhana, namun rasa alami dari bahan utamanya tetap terasa jelas, sehingga sangat cocok untuk hidangan rumahan.

Hidangan seperti ini menunjukkan bahwa makanan musim gugur di Jepang gak selalu harus mewah atau sulit ditemukan, lho. Justru dari sepiring nasi hangat dengan bahan yang sedang musim, kamu bisa merasakan bagaimana masyarakat Jepang menikmati pergantian musim melalui makanan. Nah, pengalaman sederhana seperti ini yang membuat kuliner musiman Jepang terasa dekat dan menarik untuk dicoba.

Musim gugur di Jepang punya banyak pilihan makanan yang menarik, mulai dari ikan sanma, kastanye, ubi manis, hingga aneka hidangan hangat yang cocok disantap saat udara mulai sejuk. Menariknya, sebagian besar makanan tersebut mengandalkan bahan yang sedang berada di musim terbaiknya sehingga cita rasanya terasa lebih khas dan autentik. Jadi, kalau berkesempatan berkunjung ke Jepang saat musim gugur, jangan cuma berburu pemandangan momiji, sempatkan juga mencicipi kuliner musimannya, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article