ilustrasi rice cooker (unsplash.com/MChe Lee)
Mencabut rice cooker setelah nasi matang sebenarnya merupakan hal yang tidak wajib dilakukan. Secara spesifik, pencabutan rice cooker sangat bergantung pada kondisi nasi atau bagaimana kamu ingin memakannya. Tiap merek dan model rice cooker juga memiliki sistem yang berbeda. Jadi, kamu harus memperhatikan petunjuk penggunaan sebelum memasak nasi dan mencabut rice cooker.
Meski begitu, pada dasarnya kamu tak perlu mencabut rice cooker jika ingin nasi tetap hangat. Kamu juga tak perlu mencabutnya jika ingin membiarkan nasi selama beberapa saat dan tak mau langsung memakannya.
Kebanyakan rice cooker modern memiliki dua mode, yaitu Cook (masak) dan Warm (memanaskan). Ketika proses masak rice cooker berada di mode Cook. Saat nasi matang modenya berubah menjadi Warm. Di mode Warm rice cooker secara otomatis akan menghangatkan nasi agar tetap enak ketika dimakan.
Meski begitu, kamu tak boleh membiarkan nasi terlalu lama di mode Warm. Biasanya, tiap merek rice cooker memiliki batas waktu ideal sekitar 12 jam saat nasi dalam mode Warm. Jika terlalu lama maka nasi bisa mengering, menyebabkan kerak, terjadi perubahan warna, dan rasanya berubah.
Agar hal tersebut tidak terjadi, maka kamu harus mencabut rice cooker. Selain itu, rice cooker juga bisa dicabut ketika tidak digunakan, setelah makan, atau ketika tak ada nasi di dalamnya.