Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Tips Kemas Bekal agar Tidak Cepat Basi, Dinginkan Dulu!
ilustrasi bekal (unsplash.com/Ferks Guare)

  • Tips kemas bekal agar tidak cepat basi dengan dengan pilih menu kering, pisahkan, dan dinginkan terlebih dulu.

  • Pisahkan kuah, nasi, lauk, sayur, dan sambal dalam wadah berbeda dan gunakan wadah kedap udara yang tertutup rapat untuk mengurangi kontaminasi.

  • Jangan menutup makanan saat masih panas; dinginkan terlebih dahulu pada suhu ruangan agar uap tidak menjadi embun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bekal menjadi bawaan wajib saat bepergian jauh, berpiknik, atau sekadar pergi sekolah. Meski wadahnya tertutup dan makanannya segar, terkadang bekal bisa basi, lho. Jika sudah basi, bekal tak layak makan karena rasanya sudah berubah, teksturnya aneh, baunya menyengat, dan berpotensi menyebabkan keracunan.

Namun, tenang, ada beberapa tips kemas bekal agar tidak cepat basi seperti pilih makanan kering, pastikan wadah kedap udara, dan kamu juga bisa menggunakan cooler box. Lebih lengkapnya akan kita ulik di artikel berikut.

1. Pilih jenis makanan yang seusai

ilustrasi bekal makanan (unsplash.com/Batkhuyag Enkhtuvshin)

Agar bekal tidak cepat basi, kamu harus memilih makanan yang kering, kental, dan tidak cair. Beberapa pilihan terbaik adalah ayam goreng, ikan goreng, tahu goreng, kering tempe, ikan pepes, rendang, garang asem, dan dendeng. Beberapa makanan ringan atau camilan seperti snack dan dimsum juga bisa menjadi pilihan.

Untuk makanan berkuah seperti soto, sup, kaldu, atau kari agaknya kurang disarankan. Pasalnya, cairan atau kuah di makanan tersebut bisa memicu berkembangnya bakteri yang akhirnya membuat bekal cepat basi.

2. Pisahkan kuah di wadah yang berbeda

ilustrasi bekal (unsplash.com/Peter Heymans)

Meski tidak disarankan, bukan berarti kamu sama sekali tak boleh membawa makanan basah atau berkuah. Jika ingin membawa makanan berkuah, pisahkan di tempat berbeda. Makanan berkuah bisa ditaruh di plastik atau kompartemen terpisah. Pemisahan tersebut dilakukan untuk mencegah cairan bercampur dengan makanan lain yang bisa memicu basi.

Selain kuah, proses ini juga bisa dipraktikan untuk semua jenis makanan. Artinya, kamu bisa memisahkan nasi, lauk, daging, sayuran, atau sambal di tempat yang berbeda agar tak tercampur dan mencegah basi.

Kotak bekal modern sebenarnya sudah memiliki beberapa tempat terpisah untuk tiap makanan. Namun, memisahkannya di wadah yang berbeda bisa lebih efektif mencegah basi.

3. Pastikan wadah bekal kedap udara

ilustrasi bekal makan (magnific.com/freepik)

Udara yang masuk ke wadah bisa menimbulkan banyak hal pada makanan, seperti meningkatkan risiko kontaminasi bakteri atau kotoran hingga membuat hidangan lebih cepat basi. Untuk itu, pastikan wadah bekal kedap udara dan kamu harus menutupnya dengan rapat.

Selain bisa bikin basi, wadah yang tidak rapat dan kedap udara juga membuat bau makanan keluar. Bau tersebut tak akan membuat nafsu makan bertambah. Hal itu justru bisa membuatmu kurang nyaman khususnya jika berada di dalam mobil.

4. Hindari menutup bekal saat masih panas

ilustrasi bekal (unsplash.com/Syamsul Haj)

Saat pertama kali menyiapkan bekal pasti makanan yang ditaruh masih panas karena baru matang. Nah, kamu tak boleh menutup bekal dengan kondisi makanan yang masih panas, ya.

Jika langsung menutupnya uap dari makanan akan terperangkap di dalam wadah. Lama-kelamaan uap tersebut akan menjadi embun, menetes ke makanan, meningkatkan kelembapan, dan akhirnya memicu basi. Untuk menghindarinya, taruh makanan selama beberapa saat, tunggu hingga uapnya menghilang, dan barulah tutup wadah.

5. Pakai cooler box untuk jenis makanan tertentu

ilustrasi bekal (unsplash.com/patrick le)

Mau bawa makanan yang sensitif seperti buah? Nah, kamu bisa memasukannya ke cooler box yang sudah diisi dengan bongkahan es batu.

Wadah tersebut berfungsi untuk menjaga suhu makanan tetap dingin selama perjalanan. Alhasil, makanan tetap segar dan rasanya tidak berubah ketika dimakan. Jika kamu tidak menaruhnya di cooler box, makanan bisa berubah entah itu di tekstur, rasa, bau, bahkan tak jarang jadi cepat basi.

6. Dinginkan makanan di suhu ruangan

ilustrasi bekal (unsplash.com/Kouji Tsuru)

Agar tak cepat basi, ada baiknya untuk mendinginkan makanan terlebih dahulu. Caranya juga mudah, taruh makanan di tempat lain seperti piring atau mangkuk. Setelah suhunya agak menurun barulah taruh di kotak bekal.

Pendinginan harus dilakukan di suhu ruangan yang tidak terlalu panas atau dingin. Jika langsung memasukan makanan dan menutup kotak bekal maka makanan bisa cepat basi.

Proses mengemas bekal tak bisa dilakukan sembarangan. Pengemasan harus memperhatikan berbagai aspek mulai dari jenis makanan, kondisi wadah bekal, hingga suhu. Jadi, praktikan berbagai tips kemas bekal agar tidak cepat basi tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article