Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tips Memilih Ikan di Pasar agar Tetap Segar dan Berkualitas
ilustrasi ikan tuna (pexels.com/ArtHouse Studio)
  • Memilih ikan segar di pasar penting untuk menjaga rasa dan keamanan konsumsi, karena kesalahan memilih bisa berdampak pada kesehatan keluarga.
  • Ciri ikan segar terlihat dari mata yang jernih, insang berwarna merah cerah tanpa bau menyengat, serta daging kenyal yang kembali ke bentuk semula saat ditekan.
  • Kulit dan sisik ikan segar tampak mengkilap dengan sisik melekat kuat, menandakan ikan masih dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memilih ikan segar di pasar jelas memerlukan ketelitian ekstra karena kualitas ikan akan sangat mempengaruhi rasa dan keamanan konsumsinya. Banyak orang mungkin masih kesulitan dalam membedakan ikan yang benar-benar segar dengan ikan yang sudah mulai mengalami penurunan kualitas.

Kesalahan dalam memiliki kan bukan hanya berdampak pada cita rasa masakan, namun juga sangat berisiko terhadap kesehatan keluarga. Simaklah beberapa tips berikut ini dalam memilih ikan segar di pasar agar tidak sampai salah pilih dan tetap memperoleh ikan dengan kondisi yang segar.

1. Perhatikan kondisi mata ikan

ilustrasi ikan basah (pexels.com/Engin Akyurt)

Mata ikan segar biasanya akan terlihat lebih jernih, cerah, dan sedikit menonjol ke arah luar. Jika mata ikan sudah mulai terlihat keruh, cekung, atau bahkan kusam, maka kemungkinan besar ikan tersebut memang sudah tidak dalam kondisi yang terbaik untuk dikonsumsi.

Kondisi mata menjadi salah satu indikator penting untuk menentukan kesegaran karena perubahan terjadi cukup cepat setelah ikan tidak lagi dalam kondisi hidup. Dengan memeriksa bagian ini secara teliti, maka kamu pun bisa memperkirakan sudah berapa lama ikan tersebut telah disimpan sebelumnya.

2. Cek warna dan aroma insang

ilustrasi ikan basah (pexels.com/Kindel Media)

Insang ikan segar pada umumnya berwarna merah cerah atau merah muda segar dan tidak terlihat berlendir secara berlebihan. Jika kamu menemukan adanya insang yang sudah berubah menjadi warna coklat gelap atau bahkan ke abu-abuan, maka hal ini menunjukkan bahwa kualitas ikan sudah mulai mengalami penurunan.

Bukan hanya warna, namun aroma juga harus diperhatikan karena ikan segar pada umumnya memiliki bau khas laut atau air tawar yang cukup ringan dan tidak menyengat. Bau amis yang terlalu tajam menandakan bahwa proses pembusukan sebetulnya sudah mulai terjadi dan hal ini membuat kualitas ikan tidak lagi bagus.

3. Tekan daging ikan dengan lembut

ilustrasi ikan basah (pexels.com/mali maeder)

Daging ikan segar biasanya akan terasa lebih kenyal kembali ke bentuk semula setelah ditekan secara perlahan. Jika bekas tekanan tetap tertinggal dan tekstur terasa lembek, maka itu menandakan kesegarannya sudah mulai mengalami penurunan.

Tekstur yang padat menunjukkan bahwa struktur serat daging masih dalam kondisi yang baik dan belum mengalami kerusakan secara signifikan. Cara ini cukup sederhana dan efektif untuk memastikan kualitas ikan tetap segar sebelum memutuskan untuk membelinya.

4. Amati kondisi kulit dan sisiknya

ilustrasi ikan basah (pexels.com/Engin Akyurt)

Kulit ikan segar biasanya akan terlihat mengkilap dan tidak kusam, apalagi dengan sisik yang melekat kuat pada tubuhnya. Jika kamu melihat bahwa sisik ikan sudah mulai terlepas dan permukaan kulitnya terlihat kering atau bahkan berlendir tebal, maka sebaiknya pertimbangkan kembali untuk membelinya.

Kilau alami pada kulit seolah menunjukkan bahwa ikan masih dalam kondisi yang baik dan belum terlalu lama terpapar oleh udara terbuka. Setidaknya dengan memeriksa bagian luar secara menyeluruh, maka bisa membantumu untuk memperoleh ikan yang kondisinya memang benar-benar layak untuk dikonsumsi.

Memilih ikan segar di pasar jelas memerlukan ketelitian ekstra. Namun dengan memahami ciri-ciri yang ada, maka kamu bisa memastikan bahwa makanan yang dibeli memang memiliki kualitas baik dan aman dikonsumsi. Kamu pun bisa tetap menghasilkan makanan yang lezat dan bergizi dengan menggunakan ikan sebagai bahannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article