Nama ikan tongkol (Euthynnus affinis) sudah melekat kuat di benak masyarakat Indonesia. Sebab, spesies tuna berukuran kecil tersebut menjadi salah satu komoditas pangan paling populer di Nusantara. Ia kerap dijual di pasar, rasa dagingnya sangat lezat, bahkan harganya jauh lebih miring dari spesies tuna lain.
5 Fakta Unik Ikan Tongkol, Spesies Tuna Kecil yang Bergizi

- Ikan tongkol adalah spesies tuna kecil dari genus Euthynnus yang populer di Indonesia karena rasanya lezat dan harganya lebih terjangkau dibandingkan jenis tuna lainnya.
- Memiliki panjang rata-rata 40–65 cm dengan berat maksimal sekitar 14 kg, ikan tongkol berpenampilan aerodinamis dengan warna silver dan corak biru khas di bagian atas tubuhnya.
- Ikan tongkol kaya gizi seperti protein, lemak sehat, selenium, dan zat besi; tersebar luas di perairan Indo-Pasifik serta dikenal sebagai pemangsa oportunis yang tidak agresif.
Tak hanya sebagai bahan makanan, ikan tongkol sebenarnya merupakan spesies dengan segudang keunikan. Ada banyak fakta unik ikan tongkol yang mungkin belum kamu tahu, seperti soal habitat, penyebaran, hingga kebiasaannya. Mau tahu lebih dalam tentang ikan tersebut? Simak pembahasan di bawah ini, yuk.
1. Ikan tongkol merupakan spesies tuna

Secara taksonomi, ikan tongkol termasuk spesies tuna, sama seperti tuna sirip biru atau tuna mata besar. Dilansir ITIS, ikan laut tersebut masuk ke ordo Scombriformes, famili Scombridae, tribe Thunnini, dan genus Euthynnus. Menariknya, genus Euthynnus memiliki sebutan yang cukup unik, yaitu little tuna atau tuna kecil. Jika ditarik ke belakang, ikan tongkol punya beberapa kerabat dekat yang berasal dari genus yang sama, yaitu Euthynnus lineatus (black skipjack tuna) dan Euthynnus alletteratus (tuna kecil).
2. Panjang maksimal ikan tongkol sekitar 1 meter

Jika dibandingkan dengan spesies lain, ikan tongkol termasuk spesies tuna berukuran kecil. Laman Fishbase menjelaskan bahwa panjang rata-rata ikan tongkol sekitar 40-65 centimeter dan panjang maksimalnya ada di angka 1 meter. Bobot maksimalnya juga tak terlalu besar, yaitu sekitar 14 kilogram. Meski begitu, ciri fisiknya serupa dengan spesies tuna lain dengan tubuh aerodinamis, sisik yang berwarna silver, ekor bercabang, sirip tajam dan ramping, punya sirip kecil di pangkal ekor, mata besar, dan corak garis biru di bagian atas tubuhnya.
3. Ikan tongkol punya banyak kandungan gizi

Sama seperti spesies tuna lain, ikan tongkol memiliki kandungan gizi yang sangat berlimpah. Dilansir Alodokter, dalam seporsi ikan tongkol yang bobotnya sekitar 150 gram terdapat 25-30 gram protein, 12,5-17 gram lemak, 50-60 mikrogram selenium, 400 miligram kalium, 1,5-2 miligram zat besi, 15-20 miligram kalsium, dan 0,9-1,1 miligram zinc. Jika mengonsumsi ikan tongkol secara rutin maka kamu bisa menurunkan berat badan, menjaga elektrolit tubuh tetap seimbang, meningkatkan kesehatan kelenjar tiroid, meningkatkan fungsi otak, mencegah anemia, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.
4. Ikan tongkol menyebar dari Amerika hingga Indonesia

Dilansir Atlas of Living Australia, penyebaran ikan tongkol mencakup perairan Indo-Pasifik. Beberapa daerah yang dihuni oleh ikan ini adalah wilayah Amerika, Asia Timur, Afrika, Eropa, Timur Tengah, Asia Selatan, Australia, hingga Asia Tenggara seperti Indonesia. Ia merupakan spesies pelagis yang bisa melompat keluar air dan kerap ditemukan di permukaan. Namun, tak jarang ikan tongkol juga akan menyelam hingga kedalaman 200 meter. Ia juga kerap berenang ke muara sungai dan area karang yang suhunya berkisar antara 18 hingga 29 °C.
5. Ikan tongkol merupakan spesies oportunis

Laman iNaturalist menjelaskan bahwa ikan tongkol merupakan spesies oportunis yang bisa memangsa berbagai jenis hewan. Tercatat, makanannya mencakup krustasea, cumi-cumi, ikan, hingga plankton. Pilihan makanannya juga bergantung pada beberapa aspek, seperti habitat, wilayah penyebaran, hingga usia. Ikan ini juga tidak agresif dengan spesies lain, bahkan ia kerap berkelompok dengan spesies tuna lain seperti tuna sirip kuning. Dengan begitu, persentase keselamatan ikan tongkol bisa meningkat.
Itulah beberapa fakta unik ikan tongkol, yaitu spesies tuna berukuran kecil yang menjadi komoditas pangan di Indonesia. Selain sebagai makanan, ikan tersebut juga membuktikan bahwa keberagaman spesies tuna tak bisa diremehkan. Ikan tuna tak hanya terdiri atas spesies berukuran besar, tapi juga memiliki beberapa spesies kecil yang tak kalah unik dan menarik.


















