Comscore Tracker

Bahaya, Jangan Beli 6 Bahan Makanan Ini dalam Jumlah Banyak!

Daripada menuh-menuhin kulkas dan basi

Kita sering membeli berbagai bahan makanan dalam jumlah banyak untuk disimpan sebagai stok, daripada harus bolak-balik ke pasar. Namun, ternyata ada beberapa bahan makanan yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama. Lebih baik kamu langsung menggunakannya karena ketahanannya terbatas.

Selain itu, beberapa bahan makan di bawah ini juga bisa rusak kalau terlalu lama disimpan. Lagi pula bisa menyebabkan keracunan. Berikut daftarnya:

1. Macam-macam saus, kecap, dan mayonais

Bahaya, Jangan Beli 6 Bahan Makanan Ini dalam Jumlah Banyak!kwork.ru

Setelah dibuka, jenis saus-sausan termasuk kecap, mustard, dan mayonais hanya aman dikonsumsi dalam waktu dua bulan. Meski tidak terlihat kerusakan secara kasat mata, tetapi kandungan bahan makanan ini akan rusak bila terlalu lama disimpan setelah segelnya dibuka.

Sebaiknya kamu membelinya sesuai kebutuhan saja ya. Kamu bisa membeli banyak ketika kebutuhanmu juga banyak pada waktu itu.

2. Minyak goreng

Bahaya, Jangan Beli 6 Bahan Makanan Ini dalam Jumlah Banyak!drsiew.com

Semua jenis minyak goreng, baik yang terbuat dari kelapa sawit, jagung, atau kanola, kualitasnya akan menurun dari waktu ke waktu. Tempat terbaik unuk menyimpan minyak adalah di area gelap yang dingin. Ada pula yang mensiasatinya dengan menyimpan di kulkas. 

Namun, temperatur terlalu dingin juga akan membuat minyak goreng mudah membeku atau tercampur air embunnya. Hal ini akan membuat terjadinya letupan saat dimasak. 

3. Bahan masakan yang masih segar

Bahaya, Jangan Beli 6 Bahan Makanan Ini dalam Jumlah Banyak!dreamstime.com

Daging sapi, ayam, ikan, sayur-mayur, dan buah masuk ke dalam kategori ini. Idealnya, belilah bahan-bahan ini untuk diolah atau dikonsumsi selama sepekan. Sebab, setelah melewati batas waktu tersebut, bahan yang tadinya segar kualitasnya menurun. Kecuali, jika kamu memiliki freezer dengan ruang yang cukup besar.

Baca juga: 10 Western Food yang Terlihat Enak Padahal "Menjijikkan", Pernah Coba?

Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa beberapa bahan makanan ini sering didiskon besar-besaran. Tentu saja membuat kita tertarik untuk membeli.

Solusinya, beli saja bahan tersebut dan olah sedikit menjadi bahan setengah matang. Misalnya adonan nugget, simpan dalam freezer. Kamu bisa mengolahnya untuk hari-hari berikutnya. Lebih hemat, lebih sehat, daripada membeli frozen food.

4. Bumbu rempah-rempah

Bahaya, Jangan Beli 6 Bahan Makanan Ini dalam Jumlah Banyak!pixabay.com/nataliaaggiato

Para pecinta makanan Timur Tengah pasti tidak bisa lepas dari bumbu rempah-rempah. Bahkan, bawang merah dan bawang putih pun termasuk dalam golongan rempah-rempah.  Meski bumbu menjadi kunci utama sedapnya masakan, tidak disarankan membelinya dalam jumlah yang banyak.

Kalau terlalu lama bumbu-bumbu ini disimpan, maka rasanya akan berubah dan tidak sekuat saat masih fresh. Belum lagi beberapa jenis rempah yang bisa membusuk. Solusinya, kamu bisa membeli rempah bubuk, meski hasil rasanya tidak sekuat rempah asli.

5. Telur yang belum diolah

Bahaya, Jangan Beli 6 Bahan Makanan Ini dalam Jumlah Banyak!pixabay.com/beernc29

Kualitas terbaik telur kurang lebih adalah tiga pekan dari waktu pembelian. Maka, perhitungkan kembali berapa banyak telur yang akan dikonsumsi dalam kurun waktu tersebut. Pasalnya, telur yang terlalu lama disimpan, meski diletakan di dalam kulkas, tetap rentan terhadap risiko pertumbuhan bakteri. Alhasil, telur jadi cepat membusuk.

6. Roti yang memakan banyak tempat

Bahaya, Jangan Beli 6 Bahan Makanan Ini dalam Jumlah Banyak!pixabay.com/3938030

Berbeda jenis roti, berbeda pula cara menyimpannya. Jika kita tipe yang ingin serba praktis, sangat disarankan untuk membeli roti dalam jumlah yang secukupnya. Freezing bread membutuhkan ruang di kulkas agar tidak meleleh. Sedangkan beberapa roti, justru akan membeku dan perlu dipanaskan untuk dikonsumsi kembali.

Padahal, memanaskan kembali makanan, apalagi menggunakan minyak tentunya tidak baik bagi kesehatan. Sebab, dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Selain itu, roti juga memiliki masa kadaluarsa. Kebanyakan roti yang sudah siap dikonsumsi memiliki waktu kadaluarsa 5-7 hari setelah tangal produksi.

Amannya, sebelum belanja, kita perlu membuat list apa saja yang kita butuhkan dan ketersediaan tempat penyimpanan. Jangan buru-buru tertarik dengan tawaran diskon besar-besaran. Sayang kan, kalau makanan sudah terlanjur dibeli tapi akhirnya dibuang. Niat lebih hemat, malah jadi rugi deh.

Baca juga: Cara Makan ala Orang Inggris Ini Bisa Jadi Referensi Diet, Coba Yuk!

yummy-banner

Topic:

Berita Terkini Lainnya