Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kue matcha
ilustrasi kue matcha (freepik.com/KamranAydinov)

Intinya sih...

  • Kombinasi rasa terbaik untuk dessert matcha agar lebih enak dan pas

  • Banyak orang mengira dessert matcha gagal itu karena kualitas matchanya kurang bagus. Padahal, sering kali masalahnya ada di pairing rasa.

  • Dengan takaran yang pas, matcha dan madu bisa menghasilkan dessert yang lembut, seimbang, dan nyaman dinikmati kapan saja.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Matcha memang punya karakter rasa yang unik. Di satu sisi aromanya segar dan earthy, tapi di sisi lain rasa pahitnya bisa jadi tantangan kalau gak dipadukan dengan tepat. Itulah kenapa dessert matcha yang enak biasanya gak hanya mengandalkan bubuk matcha saja, tapi juga kombinasi rasa yang pas agar rasanya seimbang dan nyaman di lidah.

Banyak orang mengira dessert matcha gagal itu karena kualitas matchanya kurang bagus. Padahal, sering kali masalahnya ada di pairing rasa. Matcha butuh “teman” yang bisa melembutkan pahitnya tanpa menutup karakter khas tehnya. Nah, berikut ini beberapa kombinasi rasa terbaik untuk dessert matcha yang terbukti bikin rasanya lebih enak, seimbang, dan nagih.

1. Matcha dan cokelat putih: kombinasi paling aman

ilustrasi cokelat putih (freepik.com/drobotdean)

Bicara soal dessert matcha, cokelat putih hampir selalu jadi pasangan nomor satu. Rasa manis dan creamy dari cokelat putih membantu menetralkan pahit matcha tanpa menghilangkan aroma khasnya. Hasilnya, dessert terasa lembut, gak nyegrak, dan cocok untuk pemula yang belum terlalu akrab dengan rasa matcha.

Kombinasi ini sering dipakai di cheesecake, brownies, mousse, hingga cookies. Cokelat putih juga punya kandungan lemak tinggi yang membantu “mengunci” aroma dan warna matcha agar tetap cerah. Maka dari itu, dessert matcha dengan cokelat putih biasanya terasa lebih wangi dan tampilannya lebih menggoda.

2. Matcha dan almond: gurih yang bikin balance

ilustrasi kacang almon (unsplash.com/Ignacio F.)

Almond adalah pilihan tepat untuk kamu yang suka dessert matcha dengan rasa lebih dewasa. Karakter almond yang gurih dan sedikit manis alami mampu menyeimbangkan rasa pahit matcha tanpa membuatnya terlalu manis. Kombinasi ini cocok untuk dessert, seperti cake, biscotti, atau tart.

Selain itu, almond juga menambah tekstur yang menarik. Gigitan renyah dari almond bisa memecah rasa earthy matcha yang dominan, sehingga dessert terasa lebih kompleks dan gak membosankan. Bonusnya, almond memberi kesan “premium” pada dessert matcha.

3. Matcha dan vanila: simpel tapi wangi

ilustrasi vanila (vecteezy.com/Seksak Kerdkanno)

Vanila sering dianggap rasa yang terlalu aman, tapi justru di situlah kekuatannya. Aroma vanila yang hangat dan manis lembut membantu memperhalus rasa matcha tanpa mendominasinya. Kombinasi ini cocok untuk dessert yang ingin menonjolkan rasa matcha secara halus. Matcha dan vanila sering dipakai dalam puding, panna cotta, atau sponge cake. Vanila bekerja seperti penyeimbang aroma, membuat matcha terasa lebih ramah dan gak terlalu tajam di lidah, terutama untuk dessert dingin.

4. Matcha dan keju: creamy dan mengenyangkan

ilustrasi keju (pixabay.com/faiza_adamjee)

Keju, terutama cream cheese dan mascarpone, punya karakter creamy dan sedikit asam yang pas untuk matcha. Lemak dari keju membantu melembutkan rasa pahit, sementara rasa asamnya memberi dimensi baru pada dessert. Kombinasi ini paling sering ditemukan di cheesecake matcha atau tiramisu matcha. Hasilnya adalah dessert yang rich, lembut, dan terasa lebih mengenyangkan. Matcha jadi gak terasa kering atau getir, tapi justru lebih smooth.

5. Matcha dan madu: manis alami yang lebih lembut

ilustrasi madu (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Kalau kamu pengen dessert matcha yang manis tapi gak bikin enek, madu bisa jadi pilihan menarik. Berbeda dengan gula pasir atau pemanis buatan, madu punya rasa manis alami dengan aroma floral yang lembut. Karakter ini bikin pahit matcha terasa lebih halus dan “bulat” di lidah, bukan sekadar tertutup rasa manis.

Kombinasi matcha dan madu cocok banget untuk dessert yang ingin terasa ringan dan lebih sehat, seperti panna cotta, yogurt dessert, es krim homemade, atau minuman dessert hangat. Madu juga membantu menonjolkan aroma matcha tanpa membuat rasanya jadi datar. Tipsnya, gunakan madu dengan rasa ringan supaya gak mengalahkan karakter matcha. Dengan takaran yang pas, matcha dan madu bisa menghasilkan dessert yang lembut, seimbang, dan nyaman dinikmati kapan saja.

Dengan kombinasi rasa yang tepat, matcha gak akan terasa pahit atau membosankan. Justru, karakter uniknya bisa jadi daya tarik utama dessert. Kuncinya adalah keseimbangan: manis, gurih, creamy, atau segar, semua bisa bekerja sama membuat dessert matcha jadi lebih enak dan memorable.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian