Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Kroket Ubi Madu Isi Apel Kayu Manis, Manis dan Renyah
ilustrasi kroket ubi madu isi apel kayu manis (pixabay.com/RalfGervink)

Kalau kamu bosan dengan kroket yang biasanya dibuat dari kentang dan diisi ragout, coba variasi yang satu ini. Kroket ubi madu isi apel kayu manis menawarkan perpaduan rasa manis, harum, dan tekstur renyah yang cocok untuk camilan di rumah. Ubi madu digunakan sebagai bahan utama adonan, sementara apel yang dimasak bersama kayu manis dijadikan isian.

Resep ini bisa menjadi pilihan camilan untuk menemani waktu santai bersama keluarga atau disajikan sebagai kudapan saat ada tamu. Tekstur ubi yang lembut akan berpadu dengan isian apel yang manis dan sedikit harum dari kayu manis. Bagian luarnya juga dibuat renyah sehingga memberikan sensasi berbeda saat digigit.

Penasaran bagaimana cara membuatnya? Simak resep kroket ubi madu isi apel kayu manis berikut sampai selesai.

Bahan Kroket Ubi Madu

ilustrasi ubi madu (commons.wikimedia.org/Sakurai Midori)

Bahan adonan:

  1. 500 gram ubi madu

  2. 2 sendok makan tepung maizena

  3. 1 sendok makan gula pasir

  4. ¼ sendok teh garam

  5. ½ sendok teh bubuk kayu manis

  6. 1 sendok makan margarin

Bahan isian apel kayu manis:

  1. 2 buah apel ukuran sedang

  2. 2 sendok makan gula pasir

  3. ½ sendok teh bubuk kayu manis

  4. 1 sendok makan margarin

  5. 1 sendok teh tepung maizena, dilarutkan dengan 1 sendok makan air

  6. 1 sendok teh air perasan lemon

Bahan pelapis:

  1. 2 butir telur

  2. 100 gram tepung panir

  3. Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat Kroket Ubi Madu Isi Apel Kayu Manis

ilustrasi membulatkan adonan (pexels.com/Felicity Tai)
  1. Ubi madu dikukus hingga matang dan empuk. Setelah itu, kulit ubi dikupas dan dagingnya dihaluskan selagi masih hangat agar teksturnya lebih lembut dan mudah dibentuk.

  2. Adonan ubi dibuat dengan mencampurkan ubi yang sudah dihaluskan, tepung maizena, gula pasir, garam, bubuk kayu manis, dan margarin. Semua bahan diuleni hingga tercampur rata dan adonan terasa cukup padat untuk dibentuk.

  3. Apel dikupas, dibuang bagian tengahnya, lalu dipotong menjadi dadu kecil. Margarin dilelehkan di atas wajan, kemudian potongan apel, gula pasir, bubuk kayu manis, dan air perasan lemon dimasukkan lalu dimasak hingga apel mulai layu.

  4. Larutan maizena dituangkan ke dalam tumisan apel sambil diaduk hingga isian mengental. Isian kemudian didinginkan terlebih dahulu agar tidak membuat adonan ubi menjadi terlalu lembek ketika dibentuk.

  5. Adonan ubi diambil secukupnya dan dipipihkan di telapak tangan. Isian apel kayu manis diletakkan di bagian tengah, lalu adonan ditutup dan dibentuk lonjong menyerupai kroket hingga seluruh bagian isian tertutup rapat.

  6. Kroket yang sudah dibentuk dicelupkan ke dalam telur yang telah dikocok, kemudian digulingkan ke tepung panir. Seluruh permukaan kroket dilapisi tepung panir secara merata agar hasil akhirnya lebih renyah setelah digoreng.

  7. Minyak goreng dipanaskan dengan api sedang, lalu kroket digoreng hingga bagian luarnya berwarna kuning keemasan. Kroket yang sudah matang ditiriskan hingga minyaknya berkurang sebelum disajikan selagi hangat.

Tips Membuat Kroket Ubi Madu Isi Apel Kayu Manis

ilustrasi minyak panas (pixabay.com/Hans)
  1. Pilih ubi madu yang sudah matang sempurna agar teksturnya lembut dan rasa manis alaminya lebih terasa.

  2. Pastikan isian apel sudah dingin sebelum dimasukkan ke dalam adonan supaya kroket tidak mudah pecah saat dibentuk.

  3. Jangan membuat isian apel terlalu berair karena cairan berlebih dapat membuat adonan ubi menjadi lembek dan sulit ditutup.

  4. Gunakan minyak yang cukup banyak dan pastikan suhunya sudah panas sebelum kroket digoreng agar lapisan tepung panir tidak menyerap terlalu banyak minyak.

Kroket ubi madu ini bisa disajikan sebagai camilan sore dengan secangkir teh atau kopi hangat. Potongan apel kayu manis di dalamnya juga bisa dibuat sedikit lebih banyak kalau kamu menyukai isian yang terasa di setiap gigitan. Saat masih hangat, aroma kayu manisnya akan semakin terasa dan membuat camilan sederhana ini jadi makin menarik untuk dicoba.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article