Bukan hanya daging buahnya yang merah dan berair saja yang bisa dinikmati, kulit semangka pun bisa diolah menjadi hidangan yang menarik. Bagian putihnya memiliki tekstur yang renyah dengan rasa manis yang samar dan lembut. Penasaran cara bikinnya? Simak, yuk!
Resep Membuat Asinan Kulit Semangka ala Jepang, Segar dan Renyah!

Bahan Membuat Asinan Kulit Semangka ala Jepang

ilustrasi kulit semangka (unsplash.com/Ahmet Koç) Bagian putih dari kulit semangka, secukupnya
Garam, sesuai selera
Cara Membuat Asinan Kulit Semangka ala Jepang

ilustrasi membuat asinan kulit semangka (unsplash.com/Ahmet Koç) Kupas lapisan hijau terluar dari kulit semangka hingga hanya tersisa bagian putihnya saja. Kemudian, iris menjadi potongan-potongan tipis dengan lebar sekitar 5 mm agar teksturnya tetap renyah dan bumbu dapat meresap dengan lebih mudah.
Masukkan potongan kulit semangka ke dalam kantong plastik bersih, lalu taburi dengan garam secukupnya. Tutup rapat kantong tersebut dan kocok perlahan hingga seluruh potongan terlapisi garam secara merata.
Simpan di dalam lemari es selama kurang lebih 1 jam. Garam akan membantu mengeluarkan kadar air, sehingga kulit semangka menjadi lebih lentur dan segar, sekaligus tetap renyah saat disantap.
Tips Membuat Asinan Kulit Semangka ala Jepang

ilustrasi asinan kulit semangka (unsplash.com/Nico Wijaya) Pilihlah kulit semangka yang segar agar hasil acar tetap renyah dan tidak lembek.
Gunakan semangka yang sudah matang supaya bagian putih kulitnya tetap memiliki sedikit rasa manis alami.
Cuci bersih kulit semangka sebelum diolah untuk menghilangkan kotoran atau sisa-sisa yang menempel.
Kupas lapisan hijau terluar, sisakan hanya bagian putih kulit semangka untuk dijadikan acar.
Berhati-hatilah saat mengupas agar tidak terlalu dalam, sehingga bagian putih yang bisa digunakan tidak terbuang sia-sia.
Gunakan pisau tajam untuk mempermudah proses pemotongan dan menghasilkan irisan yang rapi.
Iris kulit semangka dengan ketebalan sekitar 5 mm untuk mendapatkan tekstur yang pas saat disantap.
Usahakan ukuran irisan seragam agar proses penggaraman berlangsung merata pada setiap potongan.
Jangan memotong terlalu tebal karena teksturnya bisa menjadi terlalu keras dan kurang fleksibel.
Jangan pula memotong terlalu tipis, karena kulit semangka bisa menjadi terlalu layu.
Gunakan takaran garam yang pas agar rasanya seimbang. Jangan terlalu banyak.
Pilihlah garam halus karena lebih mudah menempel dan tersebar merata di permukaan kulit semangka.
Taburkan garam secara merata agar setiap potongan mendapatkan rasa yang konsisten.
Masukkan irisan kulit semangka ke dalam kantong plastik bersih untuk memudahkan proses penggaraman.
Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan wadah tertutup jika tidak ingin menggunakan kantong plastik.
Pastikan wadah benar-benar bersih agar hasil akhirnya tetap higienis.
Guncang atau aduk perlahan agar irisan kulit semangka tidak rusak atau patah.
Jangan meremas atau menekan terlalu kuat, karena kulit semangka bisa kehilangan tekstur renyahnya.
Diamkan selama kurang lebih satu jam agar garam dapat menarik kadar air keluar dari kulit semangka.
Simpan di dalam lemari es selama proses penggaraman agar kulit semangka tetap dingin dan segar.
Jangan menambahkan terlalu banyak air, karena kulit semangka akan mengeluarkan cairannya sendiri secara alami.
Acar kulit semangka ini sangat cocok jika kamu menginginkan camilan yang segar, ringan, dan sedikit berbeda. Bagian putih dari kulit semangka, yang sering kali langsung dibuang, bisa diolah menjadi camilan renyah. Hanya butuh kulit semangka dan garam!























