Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret roti isi mochi buatan Devina Hermawan
Potret roti isi mochi buatan Devina Hermawan (youtube.com/Devina Hermawan)

Saat ini, camilan bergaya bakery Jepang sedang diminati banyak orang. Salah satunya roti dengan isian mochi yang kenyal dan manis. Perpaduan tekstur roti lembut dengan mochi yang elastis di dalamnya memberikan sensasi makan unik dan berbeda dari roti isi pada umumnya. Tak heran jika kreasi ini kerap mencuri perhatian, apalagi ketika dibuat dengan tampilan cantik dan rasa yang pas di lidah.

Chef Devina Hermawan pun membagikan resep roti isi mochi versinya melalui kanal YouTube pribadinya. Video yang diunggah pada Senin (22/12/2025) itu langsung menarik minat banyak penonton, karena menyajikan langkah-langkah yang detail dan mudah diikuti. Yuk, simak resep roti isi mochi ala Devina Hermawan berikut ini!

Resep Roti Isi Mochi ala Devina Hermawan
Indonesia Cuisine,
4.7/5
Prep Time15 Minutes
Cook Time240 (4 jam) Minutes
Portion42 Portion

Bahan Roti Isi Mochi

  • Bahan adonan roti:
  • 1 kg tepung terigu protein tinggi
  • 50 gram susu bubuk
  • 180 gram gula pasir
  • 15 gram ragi
  • 360 ml air es
  • 70 ml susu
  • 200 gram telur (sekitar 4 butir telur)
  • 70 gram tangzhong (bahan biang)
  • 15 gram garam
  • 200 gram butter blend margarine
  • 10 gram perisa pandan
  • 10 gram perisa cokelat
  • 3 tetes pewarna cokelat
  • Bahan tangzhong (biang):
  • 20 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 ml air
  • Bahan isian roti:
  • pandan filling secukupnya
  • chocolate filling secukupnya
  • keju parut secukupnya
  • Bahan isian susu:
  • 200 gram butter blend margarine
  • 135 gram gula halus
  • 200 gram susu bubuk
  • Bahan mochi:
  • 300 gram tepung ketan putih
  • 450 gram gula pasir
  • 500 ml air panas
  • 100 gram minyak goreng

Cara Membuat

1. Membuat tangzhong atau bahan biang.

Siapkan wajan antilengket. Masukkan tepung terigu protein tinggi dan air, lalu aduk merata dan masak di api kecil hingga mengental. Sisihkan dan simpan tangzhong di wadah kedap udara, lalu masukkan ke dalam kulkas minimal 6 jam atau semalaman.

2. Membuat adonan roti.

Masukkan tepung terigu protein tinggi, susu bubuk, gula pasir dan ragi, ke dalam mikser. Aduk sebentar, kemudian tambahkan air es, susu, telur dan tangzhong. Aduk dengan kecepatan sedang selama 4-5 menit. Jika adonan sudah menyatu dan tidak ada gumpalan putih, naikkan kecepatannya.

3. Menambahkan garam dan margarin.

Matikan mikser sebentar, lalu masukkan garam dan butter blend margarine. Aduk kembali dengan kecepatan tinggi selama 10 menit atau hingga adonan hampir kalis.

4. Membagi adonan dan menambahkan perisa.

Bagi adonan menjadi tiga. Masing-masing bagian dimasukkan kembali ke dalam mikser dan dua di antaranya diberi perisa, yaitu pandan dan cokelat. Sementara itu, bagian satunya tak perlu tambahan rasa atau tetap original. Aduk masing-masing adonan hingga kalis dan elastis.

5. Fermentasi adonan pertama.

Bulatkan masing-masing adonan dan letakkan di atas loyang. Tutup dengan plastik dan diamkan selama 30-40 menit di suhu ruang untuk fermentasi pertama (bulk fermentation).

6. Fermentasi adonan kedua.

Buka plastik penutup. Bagi masing-masing adonan jadi bulat kecil, yakni masing-masing 50 gram. Tutup kembali dengan plastik dan diamkan selama 30 menit di suhu ruang atau dua jam di dalam kulkas.

7. Membuat adonan mochi.

Selanjutnya, buat adonan untuk mochi. Campurkan tepung ketan putih, gula pasir, dan air panas. Aduk perlahan hingga merata. Saring adonan dan tuang ke wajan.

8. Memasak adonan mochi.

Tambahkan minyak ke dalam adonan mochi, kemudian masak dengan api sedang cenderung besar sambil terus diaduk hingga matang.

9. Membagi mochi menjadi beberapa bagian.

Tuang adonan mochi ke dalam loyang yang sudah di alasi plastik wrap dan ratakan. Diamkan hingga dingin dan set, lalu bagi atau timbang masing-masing 30 gram. Sisihkan.

10. Membuat adonan isian susu.

Buat adonan isian susu. Kocok butter blend margarine dengan mikser  hingga sedikit mengembang. Tambahkan gula halus dan susu bubuk, kemudian aduk kembali hingga merata. Simpan ke dalam kulkas hingga set, timbang masing-masing 20 gram dan bulatkan. Simpan lagi di dalam kulkas.

11. Memipihkan adonan roti.

Pipihkan adonan roti dan tekan bagian pinggirnya dengan tangan. Isi dengan keju parut, mochi, dan isian susu. Bulatkan sambil dirapatkan.

12. Memberi isian pada adonan roti.

Untuk adonan pandan, beri isian mochi dan 25 gram pandan filling, bulatkan dan rapatkan. Untuk adonan cokelat, beri isian mochi dan 20 gram chocolate filling, lalu  bulatkan dan rapatkan.

13. Proofing adonan roti.

Diamkan adonan yang sudah diisi dan dibentuk selama 1-1,5 jam di suhu ruang atau masukkan ke mesin proofer dengan suhu 30 derajat Celcius dengan kelembapan 80 persen selama 50 menit.

14. Menaburkan tepung pada adonan roti.

Taburkan sedikit tepung di atas adonan yang sudah mengembang, kemudian beri sedikit sayatan di permukaannya.

15. Memanggang adonan roti.

Panggang adonan roti pada suhu 150 derajat Celcius atau jika menggunakan oven deck dengan suhu atas 160 derajat Celcius dan suhu bawah 180 derajat Celcius selama 10-12 menit.

16. Penyajian.

Keluarkan roti dari oven, kemudian dinginkan sejenak. Roti isi mochi siap disajikan.

Tips Membuat

  1. Adonan tangzhong sebaiknya dibuat sehari sebelum membuat roti, supaya nantinya roti dapat empuk dan tahan lama. Tangzhong ini dapat disimpan selama 4-5 hari di kulkas, selama kondisinya masih bagus dan rasanya tidak masam.

  2. Kamu harus memastikan adonan roti yang sudah diberi warna kondisinya windowpane stage, yakni kalis elastis dan bisa ditarik menjadi transparan tanpa ada robek.

  3. Saat memipihkan adonan roti, pastikan jangan terlalu tipis, agar tidak bocor atau robek saat diberi isian.

  4. Kamu boleh memutar loyang di tengah proses memanggang agar roti matang dan warnanya merata.

Demikan resep roti isi mochi ala Devina Hermawan sebagai inspirasi membuat kudapan lezat untuk keluarga di rumah. Proses yang panjang ini akan sebanding dengan hasilnya yang nikmat. Selamat mencoba!

Editorial Team