Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi perempuan minum air putih hangat
ilustrasi perempuan minum air putih hangat (freepik.com/lifeforstock)

Intinya sih...

  • Membantu memenuhi kebutuhan cairan setelah tidur.

  • Lebih bersahabat bagi sistem pencernaan.

  • Tidak memberikan stimulasi berlebihan di awal hari.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi banyak orang, pagi hari identik dengan secangkir kopi sebagai penanda awal aktivitas. Kebiasaan ini sudah melekat dalam rutinitas harian, terutama di lingkungan perkotaan. Namun, seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan, pilihan minuman pagi mulai dipertimbangkan ulang. Salah satu yang kerap dibahas adalah kebiasaan minum air putih hangat setelah bangun tidur.

Air putih hangat dinilai sebagai pilihan yang lebih netral dan minim stimulasi bagi tubuh. Tanpa kandungan kafein, kebiasaan ini memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi secara bertahap setelah tidur. Meski tidak dimaksudkan untuk menggantikan kopi sepenuhnya, air hangat sering diposisikan sebagai alternatif awal hari yang lebih ringan. Yuk simak beberapa alasan mengapa kebiasaan ini mulai banyak dipilih.

1. Membantu memenuhi kebutuhan cairan setelah tidur

ilustrasi perempuan minum air putih (freepik.com/tirachardz)

Selama tidur malam, tubuh tetap kehilangan cairan melalui pernapasan dan keringat. Kondisi ini membuat tubuh perlu asupan cairan saat bangun pagi. Minum air putih hangat dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut secara bertahap. Tubuh pun lebih siap menjalani aktivitas selanjutnya.

Dilansir dari Healthline, mencukupi cairan setelah bangun tidur penting untuk mendukung fungsi dasar tubuh. Air dengan suhu hangat cenderung lebih nyaman dikonsumsi di pagi hari. Proses rehidrasi pun terasa lebih ringan bagi sebagian orang. Kebiasaan ini sering dikaitkan dengan rutinitas pagi yang lebih teratur.

2. Lebih bersahabat bagi sistem pencernaan

ilustrasi perempuan minum (freepik.com/artursafronovvvv)

Air putih hangat kerap dipilih karena tidak memberikan rangsangan berlebih pada lambung. Dibanding minuman berkafein, air hangat dianggap lebih netral bagi sistem pencernaan. Suhu hangatnya membantu tubuh beradaptasi setelah fase istirahat panjang. Ini menjadi alasan mengapa banyak orang memilihnya di pagi hari.

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa cairan hangat dapat membantu mendukung kerja saluran cerna. Meski efeknya bisa berbeda pada tiap individu, air hangat umumnya tidak memicu keluhan lambung. Kebiasaan ini dinilai aman sebagai bagian dari pola hidup sehat. Terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kopi.

3. Tidak memberikan stimulasi berlebihan di awal hari

ilustrasi perempuan rileks (freepik.com/lifeforstock)

Kopi dikenal memberikan efek stimulan yang cepat melalui kandungan kafein. Pada sebagian orang, efek ini bisa terasa terlalu kuat jika dikonsumsi saat perut kosong. Air putih hangat tidak memberikan efek stimulasi serupa. Tubuh diberi kesempatan untuk bangun secara lebih alami.

Mayo Clinic menekankan konsumsi kafein perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Mengawali pagi tanpa kafein dapat membantu sebagian orang merasa lebih stabil. Energi harian pun tidak bergantung pada lonjakan sesaat. Ini membuat air hangat kerap dipilih sebagai pengganti kopi di pagi hari.

4. Mendukung fungsi alami tubuh secara bertahap

ilustrasi perempuan sehat (freepik.com/freepik)

Tubuh memiliki mekanisme alami untuk menjaga keseimbangan dan membuang sisa metabolisme. Asupan cairan yang cukup membantu proses ini berjalan optimal. Minum air putih hangat di pagi hari sering dikaitkan dengan kebiasaan hidrasi yang lebih konsisten. Prosesnya berlangsung tanpa klaim berlebihan.

Dilansir dari Healthline, kecukupan cairan berperan penting dalam mendukung fungsi ginjal. Air membantu tubuh menjalankan proses alaminya sepanjang hari. Meski bukan solusi tunggal, kebiasaan ini dianggap sebagai langkah sederhana yang masuk akal. Terutama jika dilakukan secara rutin.

5. Membantu membentuk rutinitas pagi yang lebih sadar

ilustrasi perempuan rileks di rumah (freepik.com/lifeforstock)

Mengawali hari dengan air putih hangat menciptakan jeda sebelum aktivitas dimulai. Tanpa rasa dan efek stimulan kuat, perhatian lebih tertuju pada kondisi tubuh. Kebiasaan ini sering dikaitkan dengan rutinitas pagi yang lebih tenang. Pagi hari pun terasa tidak terlalu terburu-buru.

Dikutip Harvard Health Publishing, rutinitas sederhana yang dilakukan konsisten dapat berdampak positif bagi kesehatan. Mengganti kopi dengan air hangat bukan soal benar atau salah, melainkan preferensi. Dari kebiasaan kecil ini, pola hidup sehat bisa terbentuk secara perlahan. Perubahan pun terasa lebih realistis.

Air putih hangat di pagi hari kerap dipilih karena sifatnya yang netral dan mudah diterapkan. Kebiasaan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan kopi sepenuhnya, melainkan sebagai alternatif awal hari yang lebih ringan. Setiap orang tetap perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh masing-masing. Yuk, mulai pagi dengan pilihan yang lebih sadar dan berkelanjutan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team