olahan daging (unsplash.com/Gabre Cameron)
Mengonsumsi daging, termasuk daging kambing memiliki manfaat bagi tubuh. Meskipun menyehatkan, para ahli banyak yang menyarankan untuk membatasi konsumsi daging olahan dan daging merah. Jika mengonsumsi terlalu berlebihan dapat meningkatkan risiko mortalitas yang menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan penyakit lainnya.
Healthline menerangkan, ketika daging merah dimasak hingga hangus atau tingkat kematangan well-done pada suhu terlalu tinggi, dapat menyebabkan terbentuknya amina heterosiklik dan amina polisiklik. Keduanya merupakan bahan kimia yang diduga meningkatkan risiko terjadinya kanker. Pembentukan amina heterosiklik dan amina polisiklik mungkin terbentuk dari proses atau cara memasak bukan dari jenis daging yang diolah. Sehingga dianjurkan untuk memasak daging kambing pada suhu rendah dan lambat. Selain lebih lebih aman, akan menghasilkan masakan yang lebih lezat.
Daging kambing termasuk salah satu daging yang sehat dibandingkan daging merah lainnya karena kandungan lemak jenuh dan kolesterolnya lebih rendah. Dengan pengolahan yang tepat, daging kambing memberikan nutrisi yang baik untuk tubuh. Meskipun menyehatkan, tetap disarankan membatasi asupan daging kambing dan daging merah lainnya, ya.