Waktu berbuka puasa sering diidentikkan dengan yang manis-manis. Kurma, kolak, sirop, hingga es buah menjadi menu yang banyak disajikan. Namun, setelah berjam-jam tidak makan dan minum, tubuh menjadi sangat responsif terhadap asupan gula. Kadar glukosa darah bisa melonjak, terutama jika berbuka dengan makanan atau minuman tinggi gula sederhana.
Para ahli menekankan pentingnya membatasi asupan gula tambahan demi mencegah risiko penyakit metabolik. Meski gula dalam buah berbeda dari gula tambahan karena hadir bersama serat dan mikronutrien, tetapi tetap penting memilih buah dengan kandungan gula alami yang lebih rendah dan indeks glikemik yang moderat.
Kabar baiknya, banyak buah ternyata relatif rendah gula dan tinggi kandungan air, sehingga cocok jadi pembuka puasa yang menyegarkan sekaligus lebih ramah terhadap gula darah. Apa saja? Cek di bawah ini!
