Beberapa laporan kasus menunjukkan bahwa konsumsi kreatin dalam dosis tinggi mungkin berkaitan dengan peningkatan enzim hati, yang dapat menjadi tanda adanya gangguan pada organ tersebut. Namun, bukti ilmiahnya masih tidak konsisten, dan sebagian besar penelitian tidak menemukan adanya pengaruh signifikan kreatin terhadap fungsi hati pada orang dewasa yang sehat.
Meski begitu, orang yang sudah memiliki penyakit hati atau sedang mengonsumsi obat yang dimetabolisme oleh hati sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan kreatin.
Jika kreatin digunakan dalam jangka waktu lama, pemantauan kadar enzim hati secara rutin juga mungkin disarankan.
Memahami berbagai efek samping kreatin dapat membantu kamu menggunakan suplemen ini secara lebih bijak dan aman. Jika ingin mengonsumsinya dalam jangka panjang atau dalam dosis tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan keamanannya.
Referensi
"7 Possible Side Effects of Creatine." Health. Diakses pada Maret 2026.
"Is Creatine Safe? And More Side Effect FAQs." Healthline. Diakses pada Maret 2026.
Elham Kabiri Naeini et al., “Effect of Creatine Supplementation on Kidney Function: A Systematic Review and Meta-analysis,” BMC Nephrology 26, no. 1 (November 6, 2025): 622, https://doi.org/10.1186/s12882-025-04558-6.
"8 Potentially Serious Side Effects of Creatine." Verywell Health. Diakses pada Maret 2026.