ilustrasi ikan segar (pixabay.com/Kevin Phillips)
Ikan segar maupun beku tetap sama-sama bisa menyehatkan. Akan tetapi, perhatikan cara memasaknya. Memasaknya tidak benar bisa menghilangkan nutrisi ikan serta bisa menyebabkan penyakit. Sebagai contoh, bila ikan diolah dengan digoreng dengan banyak minyak, vitamin dan mineral di dalamnya bisa hilang. Kemudian, bila ikan tidak diolah hingga benar-benar matang, kamu bisa terserang penyakit.
Dilansir Healthline, terdapat parasit bernama Diphyllobothrium latum yang datang dari ikan. Cacing pita ini bisa menginfeksi seseorang saat orang tersebut memakan ikan mentah atau kurang matang. Bila terinfeksi, gejalanya adalah diare, sakit perut, turunnya berat badan secara tiba-tiba, hingga lemas.
Risiko lainnya adalah keracunan makanan akibat infeksi bakteri akibat mengonsumsi makan ikan (dan kerang-kerangan) mentah dan setengah matang, paling sering adalah Salmonella dan Vibrio vulnificus, mengutip Eat This Not That!
Teguh Jati Prasetyo, S.Gz, M.Si selaku ahli gizi memberikan tambahan seputar fakta tersebut.
“Memakan ikan segar dan mentah memang lebih bernutrisi ketimbang memakan ikan yang sudah dimasak. Sama seperti sayur. Hanya saja, masalah higienitasnya perlu diperhatikan untuk menghindari infeksi parasit dan bakteri,” ujarnya.