ilustrasi belimbing (commons.wikimedia.org/Hedwig Storch)
Belimbing juga mengandung asam tartrat, yaitu asam organik yang memberikan rasa asam pada buah ini.
Asam tartrat memiliki beberapa manfaat, seperti mengawetkan makanan, menghambat pertumbuhan bakteri, dan meningkatkan penyerapan zat besi.
Dilansir Healthlne, asam tartrat juga dapat menyebabkan efek samping, seperti iritasi mulut, sakit perut, mual, muntah, dan diare.
Asam tartrat juga dapat bereaksi dengan logam tertentu, seperti aluminium, dan membentuk senyawa beracun. Oleh karena itu, sebaiknya jangan menggunakan peralatan masak atau wadah yang terbuat dari logam tersebut saat memasak atau menyimpan belimbing.
Belimbing adalah buah yang memiliki banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin C, serat, dan senyawa tanaman. Namun, belimbing juga memiliki kandungan yang berpotensi berbahaya, seperti oksalat dan asam tartrat, yang dapat menyebabkan masalah ginjal dan pencernaan.
Oleh karena itu, konsumsi belimbing dengan bijak, dengan porsi sewajarnya, dan sesuaikan dengan kondisi kesehatanmu. Jika kamu memiliki masalah ginjal atau alergi, sebaiknya hindari belimbing atau konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya.