ilustrasi tekanan darah (pexels.com/Yaroslav Shuraev)
Saat asupan makanan dan cairan berubah, tekanan darah dapat turun lebih rendah dari kondisi normal seseorang. Penurunan ringan ini sering menimbulkan rasa berkunang-kunang ketika berdiri atau bergerak cepat. Hal tersebut terjadi karena otak membutuhkan waktu menyesuaikan suplai darah dalam kondisi baru. Pada orang sehat, kondisi ini bersifat sementara dan akan membaik setelah tubuh terbiasa.
Namun, jika sejak awal memang memiliki riwayat tekanan darah rendah, gejala bisa terasa lebih jelas. Mengatur posisi tubuh secara perlahan, tidak langsung berdiri setelah duduk lama, dapat membantu mengurangi rasa pusing. Asupan mineral dari makanan seperti sayur, buah, dan lauk bernutrisi juga mendukung keseimbangan fungsi tubuh selama puasa. Adaptasi ini biasanya selesai dalam beberapa hari pertama.
Keluhan pusing di awal Ramadan umumnya merupakan bagian dari proses adaptasi alami, bukan tanda tubuh tidak mampu berpuasa. Dengan memahami penyebab fisiknya, langkah sederhana bisa dilakukan agar tubuh menyesuaikan diri lebih cepat sekaligus menjalankan tips puasa secara tepat. Jadi, sudahkah persiapan sahur dan istirahat diatur supaya puasa terasa lebih ringan sejak hari pertama?
Referensi
"Why Does Fasting Trigger a Headache?" Verywell Health. Diakses pada Februari 2026.
"Why Do I Get Headaches While Fasting?" Sayahdri Hospital. Diakses pada Februari 2026.
"Potential Health Problems While Fasting (Headache)". Ministry of Health of the Kingdom of Saudi Arabia. Diakses pada Februari 2026.