Kafein adalah kandungan dalam kopi yang dapat berdampak pada jantung. Apabila jumlah kafein yang dikonsumsi besar, maka akan terjadi pelepasan noradrenalin dan norepinefrin. Pelepasan tersebut dapat membuat adrenalin meningkat.
Saat adrenalin tinggi, tekanan darah dan kekuatan detak jantung pun meningkat. Di sisi lain, kafein juga merangsang kontraksi jantung yang membuatnya berdetak lebih kencang. Inilah yang kemudian dirasakan sebagai jantung berdebar kencang.
Bagi sebagian orang yang tak masalah dengan hal tersebut, maka efeknya tidak terlalu kentara. Namun, bagi mereka yang lebih rentan terhadap irama jantung tak normal, konsumsi kafein sedikit saja dapat memicu palpitasi alias detak jantung tidak teratur.
Hal tersebut merupakan respons normal terhadap kafein dosis tinggi. Gejala ini dapat berkurang dalam hitungan waktu seiring tubuh memproses kafein dan epinefrin yang dihasilkan. Namun, pada orang yang rentan, proses tersebut dapat berlangsung lebih lama bahkan hitungan hari.