ilustrasi penuaan (pexels.com/Pixabay)
Meskipun studi ini tidak secara spesifik menyelidiki mekanisme di balik perlambatan penuaan, tetapi ada beberapa alasan mengapa kombinasi ini bisa memengaruhi penuaan.
Menurut peneliti, manfaat asam lemak omega-3 kemungkinan besar berasal dari efek antiinflamasinya yang telah banyak didokumentasikan. Inflamasi atau peradangan diketahui sebagai salah satu faktor utama yang mempercepat penuaan. Dengan begitu, omega-3 bisa membantu memperlambat proses ini.
Selain itu, omega-3 juga dapat mengurangi stres oksidatif, yang berkontribusi terhadap penuaan tubuh dengan merusak sel.
Vitamin D memiliki manfaat serupa. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dapat melawan peradangan dan berperan dalam proses penuaan sel.
Temuan terbaru ini memperkuat pentingnya gaya hidup sehat dalam memperlambat proses penuaan. Konsumsi rutin omega-3 dan vitamin D, ditambah dengan aktivitas fisik teratur, terbukti bisa menjaga usia biologis tetap lebih muda.
Referensi
Bischoff-Ferrari, Heike A., Stephanie Gängler, Maud Wieczorek, Daniel W. Belsky, Joanne Ryan, Reto W. Kressig, Hannes B. Stähelin, et al. “Individual and Additive Effects of Vitamin D, Omega-3 and Exercise on DNA Methylation Clocks of Biological Aging in Older Adults from the DO-HEALTH Trial.” Nature Aging, February 3, 2025.
"Omega-3s Can Slow Down Aging Process". Diakses pada Maret 2025. University of Zurich.