ilustrasi kopi hitam dan kopi susu (freepik.com/stockking)
Pada akhirnya, pilihan antara kopi hitam dan kopi susu saat puasa bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing. Jika kamu memiliki lambung sensitif, kopi susu rendah gula atau low acid coffee bisa menjadi alternatif yang lebih ramah. Namun, bagi yang tidak memiliki masalah lambung, kopi hitam dalam jumlah wajar umumnya tetap aman dikonsumsi.
Batasi penggunaan gula supaya kadar gula darah tidak meningkat drastis saat berbuka. Perhatikan juga reaksi tubuh setelah mengonsumsi kopi untuk memahami sejauh mana tubuhmu bisa mentoleransinya. Dengan memilih secara cermat dan mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar, kamu tetap dapat menikmati kopi tanpa mengganggu kelancaran puasa.
Pada akhirnya, memilih kopi hitam atau kopi susu saat puasa bukan sekadar soal selera, tetapi juga soal kondisi tubuhmu sendiri. Selama dikonsumsi dengan bijak dan tidak berlebihan, kopi tetap bisa dinikmati tanpa harus mengorbankan kesehatan lambung. Jadi, kamu tim kopi hitam atau kopi susu saat puasa kali ini?
Referensi
“Hubungan Pola Konsumsi Kopi Terhadap Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Muhammadiyah Parepare.” Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan. Diakses Februari 2026.
“The Effects Between Black Coffee and Mixed Coffee Consumption Towards Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Symptoms.” The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy. Diakses Februari 2026.
“The Effect of Coffee Consumption on the Performance of the Human Digestive System: A Literature Study.” Bioedunis Journal. Diakses Februari 2026.
“Effects of Coffee on Gut Microbiota and Bowel Functions in Health and Diseases: A Literature Review.” Nutrients. Diakses Februari 2026.