unsplash.com/Vladislav Muslakov
Melansir Healthline, kurang tidur diketahui menyebabkan resistansi insulin dan penambahan berat badan. Selain itu, meskipun makan berlebihan dapat menyebabkan kesulitan tidur, diet ketat juga bisa berdampak sama.
Menurut penelitian dalam jurnal Sleep Medicine Reviews yang dilakukan pada hewan dan manusia, diketahui bahwa pembatasan kalori hingga kelaparan menyebabkan gangguan tidur dan penurunan tidur gelombang lambat, yang juga dikenal sebagai tidur nyenyak.
Berdasarkan penelitian dalam jurnal Eating and Weight Disorder yang dilakukan terhadap 381 mahasiswa, didapat hasil bahwa diet ketat dan gangguan makan lainnya dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk dan suasana hati yang rendah.
Karenanya, kalau kamu sering merasa seolah-olah terlalu lapar untuk tertidur atau bangun dengan rasa lapar, ini bisa jadi tanda utama kalau selama ini jumlah porsi makanmu lebih sedikit.
Sama seperti terlalu banyak makan yang bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, kurang makan juga memiliki dampak negatif bagi tubuh. Untuk itu, pastikan kamu selalu mendapatkan makanan dan nutrisi yang cukup untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Kamu juga bisa konsultasi ke ahli gizi untuk mendapatkan panduan makan yang tepat sesuai kondisi tubuh.