ilustrasi olahan hati (pixabay.com/Istvan Hauser)
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hati yang paling banyak mengandung kolesterol adalah ayam dan angsa dengan kandungan 484 miligram. Sementara di posisi kedua, ada hati sapi yang diperkirakan mengandung 310 miligram kolesterol. Lalu seperti apa batas konsumsi kolesterol per harinya?
Pada pedoman diet yang lebih lama, dokter biasanya menganjurkan konsumsi tidak lebih dari 300 miligram kolesterol makanan per hari. Jika kamu memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung, batas ini menjadi lebih ketat, yaitu tidak lebih dari 200 miligram kolesterol makanan per hari, seperti dilansir Healthline.
Namun, panduan tersebut sekarang sudah tidak berlaku. Sebab menurut penelitian, jumlah kolesterol makanan itu sendiri tidak berbahaya dan tidak berkontribusi dalam peningkatan kadar kolesterol dalam darah.
Akan tetapi, kamu juga perlu membatasi konsumsi makanan yang tinggi kolesterol untuk tetap sehat. Laman Healthline menjelaskan, makanan tinggi kolesterol cenderung tinggi lemak jenuhnya. Sementara terlalu banyak lemak jenuh dapat memicu tubuh memproduksi kolesterol jahat (LDL).
Kolesterol jahat ini bisa menyumbat pembuluh darah. Di mana akhirnya bisa memicu penyakit lebih serius, seperti penyakit jantung. Pedoman diet 2020-2025 untuk orang Amerika, menyarankan untuk makan kolesterol sesedikit mungkin untuk menjaga kadar kolesterol tubuh tetap rendah.
Hati merupakan jeroan yang padat nutrisi. Akan tetapi, juga memiliki kandungan kolesterol tinggi yang harus diwaspadai konsumsinya. Meski tak ada batas khusus seberapa banyak seharusnya mengonsumsi kolesterol makanan setiap harinya, tapi pedoman diet menyarankan untuk meminimalkan jumlahnya.