Beberapa perempuan mungkin kerap mengeluhkan mudah gerah dan panas saat hamil. Selain faktor lingkungan, beberapa hal seperti perubahan hormon, penambahan berat badan, serta kerja jantung memompa darah ekstra untuk menyalurkan nutrisi pada si kecil juga bisa memicu hal tersebut.
Sayangnya, paparan panas yang ekstrem pada ibu hamil bisa memengaruhi bayi di dalam rahim, lho. Selain ketidaknyamanan, kemungkinan terburuknya, ini juga bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, serta cacat lahir pada bayi, terutama jika terjadi pada trimester awal kehamilan, seperti dijelaskan laman Baby Center.
Nah, jika kamu sedang mengalami kondisi tersebut, tak perlu khawatir. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi gerah dan kepanasan selama kehamilan. Apa saja? Simak berikut ini.
