Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi berjalan
ilustrasi berjalan (freepik.com/wirestock)

Intinya sih...

  • Segera cuci kaki setelah melewati genangan

  • Keringkan kaki secara menyeluruh

  • Pilih alas kaki yang tepat saat banjir

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banjir sering memaksa banyak orang tetap beraktivitas meski harus menerjang genangan air yang kotor. Tanpa disadari, kondisi ini membuat kaki jadi bagian tubuh paling rentan mengalami masalah kulit. Air bercampur lumpur, sampah, dan bakteri bisa memicu infeksi jamur jika kebersihan kaki kurang terjaga. Karena itu, perawatan kaki saat banjir penting dilakukan agar kamu terhindar dari kutu air yang menyebalkan.

Masalahnya, gak semua orang punya waktu atau fasilitas memadai untuk langsung membersihkan kaki setelah melewati genangan. Akibatnya, kaki lembap terlalu lama dan jadi tempat ideal bagi jamur berkembang. Padahal, dengan kebiasaan sederhana dan konsisten, risiko gangguan kulit bisa ditekan. Berikut lima tips menjaga kebersihan kaki yang relevan buat kamu yang harus berhadapan dengan banjir.

1. Segera cuci kaki setelah melewati genangan

ilustrasi mencuci kaki (freepik.com/jcomp)

Air banjir membawa banyak mikroorganisme yang bisa menempel di kulit kaki. Jika dibiarkan, kuman dan jamur berpotensi berkembang di sela-sela jari. Membersihkan kaki secepat mungkin jadi langkah awal dalam cara cegah kutu air. Air bersih dan sabun sudah cukup untuk mengurangi risiko infeksi.

Pastikan kamu mencuci hingga ke sela jari dan bagian telapak. Gosok perlahan agar kotoran benar-benar terangkat tanpa melukai kulit. Setelah itu, bilas sampai bersih agar tidak ada sisa sabun yang membuat kulit iritasi. Kebiasaan ini terlihat sepele, tapi sangat berpengaruh pada kesehatan kulit kaki.

2. Keringkan kaki secara menyeluruh

ilustrasi mengeringkan kaki (freepik.com/fabrikasimf)

Kaki yang lembap adalah lingkungan favorit jamur. Banyak orang mencuci kaki, tapi lupa mengeringkannya dengan benar. Padahal, sisa air di sela jari bisa memicu masalah kulit dalam waktu singkat. Mengeringkan kaki adalah bagian penting dari perawatan kaki banjir.

Gunakan handuk bersih dan kering, lalu tekan perlahan tanpa menggesek terlalu keras. Fokuskan pada area yang sering luput, seperti sela jari dan tumit. Jika memungkinkan, diamkan kaki beberapa menit sebelum memakai alas kaki. Cara ini membantu menjaga kulit tetap kering dan sehat.

3. Pilih alas kaki yang tepat saat banjir

ilustrasi sepatu tahan air (freepik.com/pvproductions)

Memakai alas kaki tertutup dalam kondisi basah bisa memperparah kelembapan. Sebaiknya pilih sandal atau sepatu tahan air yang mudah dibersihkan. Alas kaki yang tepat membantu melindungi kaki tanpa menjebak air terlalu lama. Ini salah satu tips kesehatan kulit yang sering diabaikan.

Pastikan alas kaki tidak terlalu sempit agar sirkulasi udara tetap baik. Setelah digunakan, segera cuci dan keringkan sebelum dipakai kembali. Jangan biasakan memakai alas kaki basah berulang kali. Kebersihan alas kaki sama pentingnya dengan kebersihan kaki itu sendiri.

4. Gunakan produk perawatan kulit seperlunya

ilustrasi menggunakan krim kulit (freepik.com/freepik)

Jika kamu sering menerjang banjir, perlindungan ekstra bisa dipertimbangkan. Menggunakan bedak atau krim antijamur membantu menjaga kaki tetap kering. Produk ini bisa mengurangi kelembapan berlebih dan mencegah jamur berkembang. Namun, penggunaannya tetap harus bijak.

Oleskan tipis sesuai kebutuhan, terutama di area rawan. Hindari pemakaian berlebihan karena bisa menyumbat pori-pori. Jika muncul tanda iritasi, segera hentikan pemakaian. Perawatan sederhana yang tepat jauh lebih efektif daripada pengobatan setelah masalah muncul.

5. Ganti kaus kaki secara rutin

ilustrasi menggunakan kaus kaki (freepik.com/freepik)

Kaus kaki basah yang dipakai terlalu lama bisa memperparah kondisi kulit. Saat banjir, sebaiknya kamu membawa cadangan kaus kaki kering. Mengganti kaus kaki membantu menjaga kaki tetap bersih dan kering. Ini langkah kecil yang berdampak besar.

Pilih bahan yang menyerap keringat dan cepat kering. Hindari kaus kaki lembap karena bisa memicu bau dan infeksi. Biasakan mengganti kaus kaki minimal sekali sehari saat kondisi basah. Kebiasaan ini mendukung kesehatan kaki secara menyeluruh.

Menjaga kebersihan kaki saat banjir bukan sekadar soal kenyamanan, tapi juga kesehatan jangka panjang. Dengan langkah sederhana dan konsisten, risiko kutu air bisa diminimalkan. Kaki yang terawat membantu kamu tetap beraktivitas tanpa gangguan. Yuk mulai lebih peduli pada kesehatan kaki agar tetap aman meski harus melewati genangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team