ilustrasi hidrasi yang cukup sebelum berpuasa (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Hidrasi adalah kunci, namun jenis cairan yang kamu pilih sangat menentukan tingkat kesiagaanmu di malam hari setelah berbuka. Kekurangan cairan atau dehidrasi ringan dapat menyebabkan otak terasa berkabut dan memicu rasa lelah yang luar biasa. Pastikan kamu memenuhi kebutuhan air putih minimal 8 gelas sehari dengan pola 2-4-2, yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas sepanjang malam, dan dua gelas saat sahur.
Sangat disarankan untuk menghindari minuman berkafein seperti kopi atau teh pekat sesaat setelah berbuka puasa jika kamu sensitif terhadap efeknya. Kafein bersifat diuretik yang dapat membuatmu lebih sering buang air kecil dan berisiko menyebabkan dehidrasi jika tak diimbangi dengan air putih yang cukup, lho. Selain itu, hindari minuman yang terlalu dingin karena dapat mengagetkan sistem pencernaan dan menyebabkan kontraksi lambung yang membuat perut terasa tidak nyaman saat beribadah, ya.
Ibadah Ramadan yang berkualitas sangat bergantung pada bagaimana kamu memperlakukan tubuhmu saat waktu berbuka tiba. Dengan menerapkan tujuh tips menyusun menu buka puasa agar tidak cepat mengantuk saat Tarawih di atas, kamu tidak hanya menjaga kesehatan fisik tetapi juga memastikan kualitas ibadah tetap maksimal hingga akhir bulan suci. Mari mulai lebih selektif dalam memilih menu makanan, agar setiap rakaat salat yang kamu jalani terasa lebih ringan, khusyuk, dan penuh energi tanpa gangguan rasa kantuk, ya.
Referensi
“How to have a heart-healthy Ramadan when you’re fasting”. British Heart Foundation. Diakses Februari 2026.
“How to Diet While Fasting Without Feeling Weak and Still Have Energy”. SVRG. Diakses Februari 2026.
“Effects of Time-Restricted Feeding during Ramadan on Dietary Intake, Body Composition and Metabolic Outcomes”. Journal of Nutrients. Diakses Februari 2026.
“Bulan Puasa Bukan Menambah Porsi Makan, Ingat GGL”. Kemenkes RI. Diakses Februari 2026.
“A good guide to good carbs: The glycemic index”. Harvard Health. Diakses Februari 2026.