Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi wanita yang sedang makan
ilustrasi wanita yang sedang makan (freepik.com/Drazen Zigic)

Intinya sih...

  • Vitamin C meningkatkan imunitas saat musim hujan.

  • Vitamin D menjaga kekuatan imun saat sinar matahari berkurang.

  • Vitamin A membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musim hujan membawa perubahan suhu dan peningkatan kelembapan yang membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit. Kondisi ini bisa menurunkan daya tahan tubuh dan memudahkan virus menyebar dengan cepat. Oleh karena itu, penting untuk menjaga asupan vitamin agar tubuh tetap kuat menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.

Nutrisi yang tepat mampu memperkuat sistem imun sekaligus mendukung fungsi tubuh lain yang sering terganggu selama musim hujan. Setiap vitamin memiliki peran spesifik yang saling melengkapi, mulai dari memperbaiki respons imun hingga melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Memahami fungsi masing masing vitamin dapat membantu kita dalam memilih sumber nutrisi yang paling bermanfaat selama musim hujan.

1. Vitamin C meningkatkan imunitas saat musim hujan

ilustrasi buah jeruk (pexels.com/Pixabay)

Vitamin C berperan penting dalam mendukung kinerja sel imun yang bertugas melawan patogen. Zat ini juga membantu proses produksi kolagen yang berfungsi menjaga kekuatan jaringan tubuh termasuk penghalang kulit yang menjadi pertahanan awal. Asupan vitamin C yang cukup dapat membantu tubuh merespons infeksi dengan lebih efisien.

Selain itu, vitamin C memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang membantu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas. Aktivitas tersebut penting selama musim hujan karena kondisi tubuh cenderung lebih rentan akibat perubahan suhu. Sumber utamanya dapat diperoleh dari buah jeruk, pepaya, stroberi, serta sayuran hijau.

2. Vitamin D menjaga kekuatan imun saat sinar matahari berkurang

ilustrasi telur rebus (unsplash.com/Mustafa Bashari)

Vitamin D sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan sistem imun tubuh. Ketika paparan sinar matahari berkurang selama musim hujan, produksi vitamin D secara alami ikut menurun. Akibatnya, kemampuan tubuh dalam mengatur respons imun juga ikut melemah.

Vitamin ini juga berperan penting dalam kesehatan tulang karena membantu penyerapan kalsium. Rendahnya kadar vitamin D dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko infeksi pernapasan terutama ketika cuaca lembap. Asupan vitamin D bisa kamu dapatkan dari makanan seperti ikan berlemak, telur, atau suplemen.

3. Vitamin A membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan

ilustrasi sayuran (pexels.com/cottonbro studio)

Vitamin A memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan jaringan mukosa termasuk bagian yang melapisi saluran pernapasan. Saluran pernapasan yang sehat akan lebih mampu menangkal kuman yang berkembang selama musim hujan. Vitamin ini juga penting bagi pertumbuhan sel yang membantu tubuh pulih lebih cepat ketika terpapar infeksi.

Peran vitamin A juga meluas pada kesehatan mata dan kulit yang berfungsi sebagai penghalang alami terhadap mikroorganisme. Kekurangan vitamin ini dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami gangguan pernapasan. Sumber terbaiknya dapat ditemukan pada wortel, labu, hati, serta sayuran hijau.

4. Vitamin B kompleks menjaga energi di cuaca lembap

ilustrasi ikan salmon (pexels.com/Ivan Samkov)

Vitamin B kompleks mendukung metabolisme tubuh yang berfungsi menjaga ketersediaan energi sepanjang hari. Ketika cuaca dingin membuat tubuh lebih mudah lelah, vitamin B membantu proses pemecahan karbohidrat dan protein agar tetap efisien. Hal ini sangat berguna untuk mempertahankan aktivitas sehari hari meskipun cuaca tidak menentu.

Selain itu, beberapa jenis vitamin B seperti B6 dan B12 memiliki peran penting dalam mendukung sistem saraf dan produksi sel darah merah. Kombinasi fungsi ini membantu tubuh tetap bugar serta menjaga respons imun tetap optimal. Sumbernya banyak ditemukan pada ikan, ayam, kacang kacangan dan sereal.

5. Vitamin E membantu melindungi tubuh melalui fungsi antioksidan

ilustrasi salad dan minyak zaitun (unsplash.com/Jessica Lewis)

Vitamin E dikenal sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Ketika musim hujan meningkatkan peluang infeksi, kemampuan perlindungan sel ini menjadi sangat penting. Vitamin E membantu memperkuat struktur sel sehingga tubuh lebih siap menghadapi serangan patogen.

Vitamin ini juga berperan dalam kesehatan kulit yang menjadi penghalang pertama terhadap kuman. Kulit yang terjaga kelembapannya dapat mengurangi peluang masuknya bakteri atau virus. Sumber vitamin E dapat ditemukan pada kacang almond, minyak zaitun, serta biji bunga matahari.

Meningkatkan asupan vitamin selama musim hujan menjadi langkah penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Setiap vitamin memiliki fungsi spesifik yang saling mendukung dalam memperkuat sistem imun dan menjaga kondisi tubuh tetap stabil. Dengan memilih nutrisi yang tepat, kita dapat mengurangi risiko sakit dan aktivitas tetap berjalan tanpa gangguan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team