Comscore Tracker

Tangan Iritasi setelah Mencuci? Waspada Dermatitis Kontak Iritan

Kerap dialami ibu rumah tangga juga, lho

Apakah kamu pernah mengalami kekeringan dan lecet di tangan karena sering mencuci pakaian? Atau tangan yang kering karena sering membersihkan tangan dengan hand sanitizer? Bila iya, kamu perlu mewaspadai dermatitis kontak iritan. Kondisi apa ini?

Kondisi kulit ini disebabkan oleh pajanan yang berulang dan terus-menerus terhadap suatu zat kimiawi yang menyebabkan iritasi pada kulit, terutama tangan. Penasaran? Yuk, simak enam fakta medis dermatitis kontak iritan.

1. Apa, sih, dermatitis kontak iritan itu?

Tangan Iritasi setelah Mencuci? Waspada Dermatitis Kontak IritanDermatitis kontak iritan. oem.bmj.com

Berdasarkan buku Contact Dermatitis yang diterbitkan pada tahun 2011, dijelaskan bahwa dermatitis kontak iritan adalah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh respons kulit terhadap agen eksternal alias iritan.

Iritan yang menjadi penyebab kondisi ini adalah zat kimia yang terdapat pada sejumlah barang yang ada di sekitar kita.

2. Penyebabnya pun beragam, mulai dari detergen hingga alkohol

Tangan Iritasi setelah Mencuci? Waspada Dermatitis Kontak IritanDetergen. freepik.com/freepik

Masih bersumber dari buku yang sama, sejumlah agen iritan yang kerap menyebabkan dermatitis kontak iritan di antaranya adalah larutan yang mengandung asam dan basa kuat, detergen, sabun, tiner, cairan yang mengandung alkohol, cairan pemoles logam, aseton penghilang cat kuku, cairan pelarutlubrikan, dan lain-lain.

Bahkan, sejumlah zat yang terdapat dalam sayuran seperti jeruk, bawang, nanas, timun, sawi, hingga jagung pun dapat menjadi memicu dermatitis kontak iritan pada seseorang, lho.

Baca Juga: Kadang Sulit Dibedakan, Ini Perbedaan Psoriasis, Eksem, dan Dermatitis

3. Perjalanan penyakit dermatitis kontak iritan

Tangan Iritasi setelah Mencuci? Waspada Dermatitis Kontak Iritantimesofindia.com

Melansir Medscape, dermatitis kontak iritan dimulai dengan paparan yang sering dan berulang dari agen iritan. Hal ini mengakibatkan hilangnya lapisan lemak dan air pada kulit, sehingga mengurangi kelembapannya, lalu menyebabkan kulit rentan terkena efek dari zat kimia tersebut yang sebelumnya masih dapat ditoleransi. 

Iritasi pada kulit pun berakibat pada pelepasan sitokin dan mediator inflamasi yang menyebabkan timbulnya gejala-gejala dermatitis kontak iritan.

4. Terdapat sejumlah bidang pekerjaan yang membuat seseorang berisiko mengalami dermatitis kontak iritan

Tangan Iritasi setelah Mencuci? Waspada Dermatitis Kontak IritanIlustrasi cuci piring. freepik.com/freepik

Studi yang dirilis dalam Journal of Clinical & Experimental Dermatology Research tahun 2014 menerangkan bahwa dermatitis kontak iritan lebih berisiko dialami oleh sejumlah bidang pekerjaan tertentu. Penyebabnya karena seseorang terpapar zat-zat kimia seperti pada bidang kerja ini:

  • Agrikultur (tanaman, minyak, pelarut, dan bulu binatang)
  • Kedokteran (alkohol, desinfektan, dan obat-obatan)
  • Otomotif (cutting oil, pembersih, dan pelarut)
  • Rumah tangga (detergen dan pembersih lainnya)
  • Kelistrikan (larutan asam dan basa kuat serta solder flux)
  • Tata rambut (produk-produk perawatan rambut seperti sampo dan pewarna rambut)

Itulah enam contoh bidang pekerjaan yang membuat seseorang berisiko mengalami dermatitis iritan kontak, serta agen iritan yang kerap menjadi penyebab.

5. Gejalanya pun terkadang diabaikan dan dianggap sepele. Yuk, kenali!

Tangan Iritasi setelah Mencuci? Waspada Dermatitis Kontak IritanDermatitis kontak iritan di punggung. norrisderm.com

Melansir Medscape, menurut buku Fisher's Contact Dermatitis edisi ke-7, beberapa macam kriteria mayor dan minor dalam dermatitis kontak iritan adalah:

Kriteria mayor:

  • Kulit merah, menebal dan terdapat luka robekan alias fisura
  • Kulit tampak kering dan melepuh
  • Gejala mereda ketika paparan terhadap iritan dikurangi
  • Tes alergi menunjukkan hasil negatif

Kriteria minor:

  • Daerah kulit yang mengalami dermatitis berbatas kurang jelas dengan daerah lainnya
  • Dermatitis tak mudah menyebar layaknya alergi
  • Perubahan sedikit dalam konsentrasi dan waktu kontak dengan iritan menghasilkan perbedaan besar pada gejala dermatitis kontak iritan

6. Jangan khawatir, penyakit ini bisa disembuhkan dan dicegah, kok!

Tangan Iritasi setelah Mencuci? Waspada Dermatitis Kontak Iritanfreepik.com/pressfoto

Berdasarkan penelitian dalam Journal of Clinical & Experimental Dermatology Research tahun 2014, gejala dermatitis kontak iritan bisa diperbaiki dengan menggunakan produk-produk kesehatan kulit yang mampu mengatasi kulit kering dan menjaga kelembapannya.

Namun, harus dipastikan pula bahwa produk tersebut tak mengandung senyawa yang mampu kondisi. Maka dari itu, konsultasi dengan dokter adalah langkah paling bijak untuk menangani dermatitis kontak iritan.

Studi lainnya yang dirilis dalam jurnal British Journal of Dermatology tahun 2009 pun menyebutkan tentang cara pengobatan dan pencegahan dermatitis kontak iritan, yakni menghindari paparan iritan yang bisa menyebabkan atau memicu kondisi kulit tersebut.

Bila sulit dilakukan karena paparan tersebut terjadi di tempat kerja, ini bisa dicegah dengan menggunakan sarung tangan atau mengganti produk yang mengiritasi kulit dengan produk lain yang sama fungsinya.

Itulah beberapa fakta medis seputar dermatitis kontak iritan. Di masa pandemi COVID-19 ini, penggunaan hand sanitizer juga bisa bikin tangan kering. Namun, jangan khawatir karena itu bisa dengan mudah dicegah dengan menggunakan pelembap secara rutin.

Baca Juga: Bolehkah Kita Menyentuh Pipi Bayi? Ketahui 7 Fakta Dermatitis Atopik

Aisha Variella F Photo Verified Writer Aisha Variella F

Kedokteran UNS 2017 aishavariella13@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya