ilustrasi kutu Lone Star (wikipedia.org/James Gathany)
Wilayah timur dan selatan AS merupakan pusat penyebaran kutu Lone Star tick. Menurut CDC, kasus alergen alpha-gal meningkat pesat dalam satu dekade terakhir. Banyak pasien tidak menyadari bahwa:
Gejala bisa muncul jam setelah makan.
Tanda utamanya kadang hanya nyeri perut parah.
Tidak semua kasus disertai ruam atau sesak napas.
“Inilah informasi penting bagi publik,
“Nyeri perut hebat yang muncul 3 hingga 5 jam setelah makan daging sapi, babi, atau kambing perlu dicurigai sebagai kemungkinan episode anafilaksis. Gigitan kutu yang menimbulkan rasa gatal lebih dari satu minggu, atau larva kutu yang sering disebut ‘chigger’, dapat memicu atau meningkatkan sensitisasi terhadap daging yang berasal dari mamalia,” kata Platts-Mills dalam sebuah rilis.
Ia juga menekankan bahwa sebagian besar kasus ringan bisa ditangani dengan diet yang tepat, tetapi untuk kasus berat, apalagi yang melibatkan kehilangan kesadaran, diagnosis cepat bisa menyelamatkan nyawa.
Kasus ini menutup celah pengetahuan yang selama ini menghantui dokter alergi, apakah alpha-gal syndrome benar-benar bisa berakibat fatal. Jawabannya ya, dan mekanismenya serupa dengan anafilaksis makanan.
Penelitian juga menekankan bahwa dokter harus mempertimbangkan alpha-gal syndrome saat menemukan gejala misterius beberapa jam setelah makan daging, terutama pada pasien dengan riwayat gigitan kutu.
Referensi
"1st Death Linked to ‘Meat Allergy’ Spread by Ticks." UVA Health. Diakses November 2025.
Thomas A.E. Platts-Mills et al., “Implications of a Fatal Anaphylactic Reaction Occurring 4 Hours After Eating Beef in a Young Man With IgE Antibodies to Galactose-α-1,3-galactose,” The Journal of Allergy and Clinical Immunology in Practice, November 1, 2025, https://doi.org/10.1016/j.jaip.2025.09.039.