ilustrasi nyamuk (pexels.com/Egor Kamelev)
Selain tidak memiliki reseptor yang sama, HIV juga tidak dapat menular melalui nyamuk karena virus HIV akan hancur saat masuk ke saluran cerna.
Ketika nyamuk mengisap darah orang dengan HIV, maka darah dan sebagian virus HIV akan masuk ke saluran pencernaan nyamuk sehingga virus akan hancur. Maka dari itu, nyamuk tidak dapat menularkan HIV ke manusia.
Mungkin ada yang menganggap bahwa nyamuk dapat mengeluarkan darah melalui mulutnya yang memanjang ketika mengisap darah. Padahal tidak demikian. Nyamuk memiliki anatomi mulut yang memanjang yang seperti dua buah tabung kecil. Meskipun bentuknya seperti tabung, tetapi mulut nyamuk tersebut tidak mengeluarkan darah dari tubuh nyamuk.
Tabung pertama digunakan untuk mengisap darah, sementara tabung lainnya digunakan untuk mengeluarkan air liur ketika mengisap darah. Ini artinya, nyamuk hanya mengeluarkan air liur dan tidak mengeluarkan darah ketika mengisap darah. HIV tidak bisa menular melalui air liur sehingga gigitan nyamuk tidak dapat menularkan HIV.