Bagi sebagian orang, diet bebas gluten memang sebuah keharusan. Namun, belakangan ini makin banyak orang yang memilih gaya hidup bebas gluten meski tidak memiliki kondisi medis yang disebutkan di atas.
Padahal, tujuan diet bebas gluten sebenarnya bukanlah untuk menurunkan berat badan, apalagi otomatis membuat pola makan jadi lebih sehat. Contohnya, kue dari tepung bebas gluten tidak serta-merta lebih sehat daripada kue biasa. Malah, beberapa produsen kadang menambahkan lebih banyak gula atau lemak jenuh untuk memperbaiki rasa.
Selain itu, banyak produk makanan yang mengandung gluten biasanya sudah diperkaya dengan vitamin dan mineral, sementara versi bebas glutennya sering kali tidak mengandung fortifikasi yang sama. Karena itu, orang yang menjalani diet bebas gluten, baik karena alasan medis maupun pilihan pribadi, perlu lebih cermat memastikan kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi.
Hal penting lain yang sering dilupakan: siapa pun, baik yang makan gluten maupun tidak, tetap harus cukup makan buah dan sayur setiap hari. Sayangnya, banyak orang yang pola makannya kurang konsumsi buah dan sayur, padahal makanan ini sudah bebas gluten secara alami.
Kalau kamu memang harus menghindari gluten, entah karena celiac atau intoleransi gluten, fokuslah pada bahan pangan alami yang bebas gluten, seperti beras atau quinoa. Dan, jika kamu merasa punya gejala penyakit celiac atau intoleransi gluten, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk langsung mengubah pola makan menjadi bebas gluten.