ilustrasi kemasan mi instan (unsplash.com/bich tran)
Selain proses pengeringan, kemasan juga berperan penting dalam menjaga kualitas mi instan. Produk mi instan biasanya dikemas dalam plastik atau wadah kedap udara yang dirancang untuk melindungi produk dari kelembapan, oksigen, dan kontaminasi mikroba.
Penelitian menunjukkan bahwa kemasan yang baik dapat memperlambat proses oksidasi dan menjaga stabilitas produk pangan kering selama penyimpanan.
Tanpa perlindungan kemasan yang baik, mi instan dapat menyerap kelembapan dari lingkungan dan menjadi lebih cepat rusak.
Mi instan sering dianggap tahan lama karena mengandung pengawet. Namun nyatanya, daya tahan produk ini terutama berasal dari proses pengeringan yang menurunkan kadar air secara drastis.
Kadar air yang rendah membuat mikroorganisme sulit berkembang, sehingga mi instan dapat disimpan dalam waktu lama meskipun tidak selalu menggunakan bahan pengawet.
Selain itu, kemasan yang kedap udara juga berperan penting dalam menjaga kualitas dan keamanan produk.
Referensi
Food and Agriculture Organization of the United Nations. “Food Preservation Methods.” Diakses Maret 2026.
Bin Xiao Fu, “Asian Noodles: History, Classification, Raw Materials, and Processing,” Food Research International 41, no. 9 (December 5, 2007): 888–902, https://doi.org/10.1016/j.foodres.2007.11.007.
Neelam Gulia, Vandana Dhaka, and B. S. Khatkar, “Instant Noodles: Processing, Quality, and Nutritional Aspects,” Critical Reviews in Food Science and Nutrition 54, no. 10 (May 14, 2013): 1386–99, https://doi.org/10.1080/10408398.2011.638227.
Beuchat, Larry R. “Water Activity and Food Safety.” Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety.
https://ift.onlinelibrary.wiley.com
World Health Organization & Codex Alimentarius Commission. “Food Additives and Food Safety.” Diakses Maret 2026.
Gordon L. Robertson, Food Packaging and Shelf Life, 2009, https://doi.org/10.1201/9781420078459.