Jika ingin menjadikan air hangat sebagai kebiasaan sehat, kamu bisa coba tips ini:
Minum air hangat sebelum makan untuk membantu rasa kenyang dan mengurangi porsi makan.
Gunakan sebagai pengganti minuman manis seperti teh manis, soda, atau sirop, sehingga asupan kalori harian berkurang.
Gabungkan dengan aktivitas fisik teratur seperti jalan kaki, olahraga ringan, atau latihan kekuatan, karena penurunan lemak hanya terjadi saat tubuh membakar lebih banyak energi dari yang dikonsumsi.
Air hangat boleh jadi bagian dari rutinitas, tetapi fokus utama tetap pada pola makan seimbang dan gaya hidup aktif. Dan, air hangat dapat membantu rasa kenyang dan sedikit meningkatkan metabolisme, sehingga bisa mendukung penurunan berat badan jika dipadukan dengan pola makan dan aktivitas yang sehat.
Referensi
"Busting Common Myths Around Drinking Water". The Core. Diakses Maret 2026.
"Debunking water myths: weight loss, calorie burn and more". The University of Alabama at Birmingham. Diakses Maret 2026.
Boschmann, Michael, Jochen Steiniger, Uta Hille, Jens Tank, Frauke Adams, Arya M. Sharma, Susanne Klaus, Friedrich C. Luft, and Jens Jordan. “Water-Induced Thermogenesis.” The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism 88, no. 12 (December 1, 2003): 6015–19.
R, Suchitra M., Balachandar S, and Parthasarathy S. “Intake of Hot Water After Each Meal as a Weight Reduction Strategy – a Prospective Randomized Controlled Trial.” Biomedicine 43, no. 01 (April 9, 2023): 514–16.
"Does warm water help you lose weight?". Aspect Health. Diakses Maret 2026.