Puasa bukan cuma praktik spiritual, tetapi juga bagian dari tradisi dan kebiasaan hidup. Namun, bagi pasien kanker, muncul pertanyaan penting, apakah tubuh yang sedang berjuang melawan penyakit dan menjalani terapi masih mampu berpuasa dengan aman?
Secara medis, tidak ada jawaban yang sepenuhnya sama untuk semua pasien. Kondisi kesehatan, jenis kanker, stadium penyakit, serta terapi yang sedang dijalani dapat sangat memengaruhi apakah puasa aman dilakukan atau tidak.
Pasien kanker sering mengalami perubahan metabolisme, penurunan berat badan, serta kelelahan akibat penyakit maupun efek samping terapi seperti kemoterapi. Kondisi ini membuat kebutuhan nutrisi dan cairan menjadi lebih penting dibanding pada orang sehat. Karena itu, keputusan untuk berpuasa perlu dipertimbangkan secara hati-hati dan berdasarkan kondisi masing-masing pasien.
